Kompas.com - 30/11/2018, 15:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Narada Aset Manajemen (Narada Aset) Oktavian Dondi mengatakan, pihaknya akan meluncurkan produk Narada Saham II pada 1 Desember 2018 bersamaan dengan gelaran Tomorrow Today Fun(d) Festival di Senayan City, Jakarta.

“Untuk Narada Saham II nanti pada saat acara akan diluncurkan, sebagian investor baru yang mendaftar nanti saat acara akan masuk di Narada Saham II,” ujar Dondi di Senayan City Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Kemudian, untuk produk lain juga akan segera diluncurkan pada tahun 2019 mendatang. Saat ini, Dondi pun sedang mengajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang reksa dana pasar uang.

“Ada, kita setiap akhir tahun mesti buat business plan ke OJK. Rencana, kita akan nambah Narada Saham satu lagi tahun depan, (reksadana) campuran juga akan kita bikin lagi. Kemudian, yang sedang kita ajukan dan belum dapat efektif adalah (reksadana) pasar uang,” papar dia.

Berdasarkan data dari Narada Aset, pertumbuhan Narada Saham Indonesia (NSI) sebesar 10,73 persen year-to-date (ytd) dan pertumbuhan dari tahun lalu (year-on-year/ yoy) sebesar 30,33 persen.

Dalam penentuan target, Dondi mengatakan cukup konservatif. Namun, pihaknya selalu berusaha untuk melampaui target tersebut.

“Kita pakai target minimal untuk NSI 12 persen. Sekarang sudah 10,78 persen, akhir tahun ini harus 12 persen kalau bisa diatas karena dana kelolaan kita besar,” jelas Dondi.

Untuk dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) NSI sendiri sudah Rp 758,32 miliar. Lalu, AUM untuk Narada Campuran I (NC1) sudah menyentuh Rp 273,69 miliar. Dengan pertumbuhan 21,94 persen ytd dan 21,94 persen yoy.

“Kalau NC1 diatas ekspektasi kita, tapi Alhamdulillah bisa lebih baik lagi,” tandas Dondi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonom Prediksi Badai PHK akan Meningkat Meski Terbatas

Ekonom Prediksi Badai PHK akan Meningkat Meski Terbatas

Whats New
Mengenal Nikel, Logam yang Lagi Naik Daun Berkat Booming Mobil Listrik

Mengenal Nikel, Logam yang Lagi Naik Daun Berkat Booming Mobil Listrik

Whats New
Omzet Turun Akibat Inflasi, Ini Strategi Untuk UMKM agar Bisnis Tetap Jalan Tanpa PHK Karyawan

Omzet Turun Akibat Inflasi, Ini Strategi Untuk UMKM agar Bisnis Tetap Jalan Tanpa PHK Karyawan

Whats New
Indeks Filantropi RI Stagnan di 'Doing Okay' Selama 2 Tahun, Perlu Ada Perbaikan Regulasi

Indeks Filantropi RI Stagnan di "Doing Okay" Selama 2 Tahun, Perlu Ada Perbaikan Regulasi

Whats New
Perluas Jaringan, BUMN BKI Teken Kerja Sama dengan Emirates Classification Society

Perluas Jaringan, BUMN BKI Teken Kerja Sama dengan Emirates Classification Society

Whats New
Dari 3 Platform 'Online' Ini, Mana yang Paling Banyak Beri Keuntungan ke Mitra UMKM Kuliner?

Dari 3 Platform "Online" Ini, Mana yang Paling Banyak Beri Keuntungan ke Mitra UMKM Kuliner?

Whats New
Aplikasi Pesan Makanan 'Online' Dorong Penjualan UMKM 1,9 Kali Lipat Dibanding 'Offline'

Aplikasi Pesan Makanan "Online" Dorong Penjualan UMKM 1,9 Kali Lipat Dibanding "Offline"

Whats New
SIM Indonesia Bisa Berlaku di Luar Negeri, Mana Saja?

SIM Indonesia Bisa Berlaku di Luar Negeri, Mana Saja?

Whats New
Komisi VII DPR RI: Indonesia Masuk ke EBT adalah Suatu Keharusan

Komisi VII DPR RI: Indonesia Masuk ke EBT adalah Suatu Keharusan

Whats New
Salahkah Orang Kaya Pakai BPJS Kesehatan? DJSN: Sudah Jelas Amanat JKN Itu Gotong Royong

Salahkah Orang Kaya Pakai BPJS Kesehatan? DJSN: Sudah Jelas Amanat JKN Itu Gotong Royong

Whats New
11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan

11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan

Whats New
Soal Permentan 18/2021, Kementan: Masyarakat Dilarang Serobot Kebun Inti Perusahaan

Soal Permentan 18/2021, Kementan: Masyarakat Dilarang Serobot Kebun Inti Perusahaan

Whats New
SiCepat Eskpres Teken Komitmen 'Green Corporate' untuk Dukung Logistik Hijau

SiCepat Eskpres Teken Komitmen "Green Corporate" untuk Dukung Logistik Hijau

Whats New
Perkuat Pasokan Gas di Batam dan Jatim, PGN Gandeng HCML dan Petrochina Jabung

Perkuat Pasokan Gas di Batam dan Jatim, PGN Gandeng HCML dan Petrochina Jabung

Whats New
Potensi Bisnisnya 8,1 Miliar Dollar AS, Menkes Ajak Pengusaha Garap Sektor Kesehatan yang Bersifat Preventif

Potensi Bisnisnya 8,1 Miliar Dollar AS, Menkes Ajak Pengusaha Garap Sektor Kesehatan yang Bersifat Preventif

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.