JK: Arab Saudi Minta Pembangunan Kilang Minyak Cilacap Dipercepat

Kompas.com - 01/12/2018, 15:15 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad Bin Salman di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Buenos Aires, Argentina, Jumat (30/11/2018). Dok. Tim Media Wakil PresidenWakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad Bin Salman di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Buenos Aires, Argentina, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), di sela pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Buenos Aires, Argentina.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas peningkatan kerjasama ekonomi bilateral di berbagai bidang, termasuk kilang minyak, informasi teknologi, dan pelatihan tenaga kerja.

Terkait pembangunan kilang minyak, Kalla menyunggung soal salah satu kilang minyak di Cilacap yang saat ini erat kaitannya dengan investasi Arab Saudi di Indonesia. Baik Kalla maupun MBS sepakat untuk mempercepat pembangunan kilang tersebut.

"Kita kan sudah ada perjanjian untuk membangun kilang minyak di Cilacap, investasinya cukup besar sekitar 6 miliar dollar AS. Mereka minta dipercepat untuk dimulainya," ujar Kalla dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/12/2018).

Baca juga: Bertemu Pangeran Arab Saudi, Kalla Bahas Kilang Minyak di Cilacap

Kalla mengakui terhambatnya pembangunan kilang minyak tersebut karena Indonesia yang belum menyiapkan lahan untuk kebutuhan tersebut.

"Kita harus mengakui terhambatnya itu ada di pihak kita yang belum menyelesaikan masalah lahan, untuk itu mereka minta dipercepat," lanjut Kalla.

Kalla berharap dengan adanya kilang minyak tersebut, Indonesia memiliki tempat penyimpanan minyak yang cukup besar. Dengan demikian, Indonesia bisa mengurangi impor minyak.

Baca juga: Kurangi Impor Minyak, Pemerintah Percepat Penggunaan Biodiesel

Di luar permasalahan ekonomi, MBS menyampaikan kepada Kalla terkait isu kematian wartawan Jamal Kashoggi. Putra Mahkota Arab Saudi itu menjelaskan bahwa saat ini proses hukum terus berjalan dan sekitar 11 orang sudah ditangkap terkait kasus tersebut.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Kaa didampingi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RB Syafruddin, Menteri Komunimasi dan Informatika Rudiantara, Wakil Menteri Luar Negeri Mohammad Fachir, serta sekretaris Wapres Mohammad Oemar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.