Bonus Akhir Tahun Cair, Ini Cara Bijak Mengelolanya

Kompas.com - 02/12/2018, 13:21 WIB
IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

Tahun 2017 akan berakhir, tentunya banyak orang menantikan momen tahun baru. Tidak hanya dijadikan sebagai momen untuk menghabiskan liburan, beberapa karyawan mungkin menanti nantikan momen ini untuk mendapatkan bonus di akhir tahun.

Biasanya pihak perusahaan memberikan bonus akhir tahun kepada karyawan-karyawannya di luar dari gaji bulanan. Lalu, apakah rencana Anda untuk bonus akhir tahun tersebut?

Sebelum digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, akan lebih baik jika dikelola dengan bijak untuk menghasilkan keuntungan. Nah, berikut ini beberapa tips bijak yang dapat Anda lakukan untuk mengelola bonus akhir tahun agar menguntungkan seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Membayar Tagihan Jatuh Tempo Tahunan

Anda memiliki tagihan yang jatuh tempo tahunan? Semisal pajak bumi bangunan, premi asuransi, pajak kendaraan, dan lainnya. Mengapa tidak mencoba menggunakan bonus tahunan untuk membayar tagihan jatuh tempo tahunan tersebut. Dengan begitu nantinya aliran kas keuangan Anda tidak akan terganggu.

2. Kalau Punya Utang, Jangan Lupa Segera Melunasinya

Jika Anda memiliki tumpukan utang, baik itu saudara atau teman, dan lainnya, segeralah melunasinya begitu bonus akhir tahun cair. Dengan demikian, tidak ada beban di kemudian harinya. Bagimanapun juga, tidak memiliki sangkutan utang dengan orang-orang terdekat membuat hidup akan terasa enteng, bukan?

Baca Juga: Anda Pekerja? Pahami dan Manfaatkan Tunjangan serta Kompensasi

3. Menambah Dana Darurat

Setiap orang wajib memiliki dana daurat, hal ini sangat penting dimanfaatkan jika kondisi Anda sedang terdesak dan penting. Misalnya saja keluarga tertimpa musibah, tetangga hajatan, teman berulang tahun, dan kebutuhan lainnya.

Sehingga dapat dikatakan jika dana darurat menjadi pilar yang cukup penting bagi seseorang, baik itu yang masih lajang maupun yang sudah berkeluarga. Jika selama ini Anda belum menyimpan uang untuk dana darurat, maka sebaiknya gunakan bonus akhir tahun tersebut untuk memenuhi tabungan darurat Anda.

Begitu juga bila Anda sudah melakukannya selama ini, maka sekarang waktunya untuk menambah nominal dana darurat tersebut. Idealnya tabungan darurat yang dimiliki seseorang harus 3-6 kali lipat dari pemasukan yang didapatkannya setiap bulan.

4. Sisihkan untuk Investasi yang Menguntungkan

Agar bonus akhir tahun yang Anda dapatkan tidak terbuang secara percuma, tidak ada salahnya jika Anda menggunakannya untuk investasi. Cara ini akan semakin memberikan manfaat maksimal.

Namun tentu saja, pilihah jenis instrume investasi dengan hati-hati. Sehingga nantinya Anda akan terhindar dari risiko kerugian yang bisa saja terjadi. Jika Anda menginginkan investasi jangka panjang, maka Anda bisa menggunakan investasi reksa dana dan saham dengan jangka waktu dari 5-10 tahun.

Pilihan lainnya untuk investasi jangka pendek adalah investasi emas yang dapat memberikan keuntungan menarik 1-3 tahun. Ataupun Anda bisa memilih deposito yang memiliki tingkat bunga yang terus menerus meningkat setiap tahunnya.

5. Buat DP KPR atau Merenovasi Rumah

Jika Anda mendapatkan bonus akhir tahun yang cukup besar, maka tidak ada salahnya jika menggunakannya untuk investasi properti. Atau kalau memang belum memiliki rumah, Anda bisa menggunakan bonus akhir tahun ini untuk uang muka (DP/down payment) KPR (kredit kepemilikan rumah).

Halaman:



Close Ads X