Per 1 Januari 2019, Qatar Keluar dari OPEC

Kompas.com - 03/12/2018, 16:03 WIB
Ilustrasi kilang minyak AP PHOTO / GERALD HERBERTIlustrasi kilang minyak

DUBAI, KOMPAS.com - Qatar menyatakan bakal keluar dari keanggotaan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ( OPEC) pada 1 Januari 2019 mendatang. Negara kaya gas bumi tersebut telah menjadi anggota OPEC selama hampir 60 tahun.

Keluarnya Qatar dari keanggotaan OPEC diumumkan oleh perusahaan minyak milik negara, Qatar Petroleum, melalui unggahan pada jejaring sosial Twitter.

"Keputusan untuk keluar (dari OPEC) merefleksikan keinginan Qatar untuk fokus pada rencana untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi gas bumi," kata Saad Sherida Al-Kaabi, menteri energi Qatar seperti dikutip dari CNN Business, Senin (3/12/2018).

Baca juga: OPEC Sepakat Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Turun

Saat ini, Qatar merupakan salah satu eksportir utama liquified natural gas (LNG) alias gas alam cair. Qatar menyediakan 30 persen pasokan kebutuhan LNG dunia.

Selama satu setengah tahun terakhir, Qatar dikenakan embargo ekonomi oleh sejumlah negara tetangganya, termasuk pimpinan de facto OPEC, Arab Saudi. Untuk merespon embargo tersebut, Qatar menggenjot produksi gas buminya.

Qatar akan menjadi negara Timur Tengah pertama yang keluar dari keanggotaan OPEC. Selama ini pun kontribusi Qatar di OPEC jauh di bawah negara-negara produsen utama seperti Arab Saudi dan Irak.

Produksi minyak Qatar tercatat sekira 600.000 barrel per hari (bph). Adapun produksi minyak OPEC dalam sehari mencapai 25 juta bph.

Baca juga: Qatar Siapkan Dana Tak Terbatas untuk Investasi di Indonesia

"Qatar adalah produsen kecil. (Qatar) tidak memproduksi sangat banyak, sehingga (perannya) tidak signifikan, namun ini kekecewaan bagi OPEC karena mereka mencoba untuk memikat anggota," jelas Robin Mills, CEO Qamar Energy.

Sejumlah negara Afrika baru saja bergabung dengan OPEC, seperti Kongo dan Guinea Ekuatorial. Produksi minyak kedua negara tersebut, sebut Mills, setara dengan produksi minyak Qatar.

Adapun anggota OPEC memasok sekira 44 persen dari pasokan minyak mentah dunia. Qatar sendiri menjadi anggota OPEC sejak tahun 1961.



Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X