Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia Siapkan 132.000 Kursi Tambahan

Kompas.com - 04/12/2018, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan 132.000 kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan internasional.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Penambahan kursi dilakukan mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 55.000 kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 77.000 kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink.

Tambahan tersebut terdiri dari penambahan 197 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan 216 frekuensi penerbangan Citilink.

Baca juga: Luncurkan Layanan Wifi Gratis, Garuda Indonesia Group Sasar Millenial

Penambahan kursi Garuda Indonesia selama periode liburan akhir tahun ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan kapasitas kursi tambahan Garuda Indonesia Group pada periode liburan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Tentunya kami terus memonitor perkembangan permintaan pasar pada periode peak season akhir tahun ini sekiranya diperlukan penyesuaian kapasitas layanan penerbangan lebih lanjut”, kata pria yang akrab disapa Ari tersebut.

Ari melanjutkan, penambahan kapasitas penerbangan Garuda Indonesia melalui penerbangan ekstra (extra flight) akan dilaksanakan pada rute-rute penerbangan domestik dan internasional dengan trafik penumpang tinggi.

"Di antaranya Ambon – Langgur pp, Jakarta-Denpasar pp, Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Medan pp, Jakarta-Yogyakarta pp, Denpasar – Surabaya pp," jelasnya.

Sementara itu, pengoperasian pesawat dengan kapasitas yang lebih besar atau bigger aircraft akan dilakukan pada enam sektor penerbangan Garuda Indonesia. Sektor penerbangan itu terdiri dari rute penerbangan Jakarta – Denpasar pp, Jakarta – Medan pp, Jakarta – Surabaya pp, hingga Jakarta – Tanjung Pandan pp hingga rute internasional Jakarta – Singapura pp.

Baca juga: Kinerja Garuda Indonesia Terdongkrak Libur Panjang di Semester I 2018

Penggunaan bigger aircraft pada periode libur akhir tahun tersebut dilakukan melalui pengoperasian armada Boeing 777-300ER, Airbus A330-300 dan Airbus A330-200.

Ketiga jenis pesawat itu akan menggantikan armada reguler B737-800 NG maupun armada reguler lainnya di sejumlah sektor penerbangan.

Sedangkan untuk Citilink pada tahun ini menyediakan sedikitnya 77.000 kursi tambahan melalui penyediaan extra flight di 11 sektor penerbangan. Penerbangan itu terdiri dari Rute Surabaya-Denpasar pp, Halim-Danau Toba pp, Halim-Malang pp, Halim-Semarang pp, Halim-Yogyakarta pp, Cengkareng-Malang pp, Cengkareng-Yogyakarta pp, Cengkareng-Semarang pp, Cengkareng-Solo pp, Cengkareng-Denpasar pp, Cengkareng-Kualanamu pp.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Libur Natal dan tahun baru, Garuda Indonesia Group siapkan 132.000 kursi tambahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Whats New
IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

Whats New
Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Whats New
Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Whats New
Pembangunan 2 Terminal di Sumut Telan Biaya Rp 43 Miliar

Pembangunan 2 Terminal di Sumut Telan Biaya Rp 43 Miliar

Whats New
Usul Otoritas Pengawas Koperasi, Teten: Saya Sudah Sampaikan ke Presiden Jokowi

Usul Otoritas Pengawas Koperasi, Teten: Saya Sudah Sampaikan ke Presiden Jokowi

Whats New
Pupuk Kaltim Gandeng GOKPL untuk Penuhi Pasokan Gas Bumi di Proyek Pabrik Urea Papua Barat

Pupuk Kaltim Gandeng GOKPL untuk Penuhi Pasokan Gas Bumi di Proyek Pabrik Urea Papua Barat

Whats New
Rekam Jejak Dwi Pranoto dan Filianingsih, Calon Deputi Gubernur BI yang Diusulkan Jokowi

Rekam Jejak Dwi Pranoto dan Filianingsih, Calon Deputi Gubernur BI yang Diusulkan Jokowi

Whats New
Dorong Kota-kota Besar Bangun LRT dan MRT, Jokowi: Kalau Tidak, Nanti Keduluan Macet

Dorong Kota-kota Besar Bangun LRT dan MRT, Jokowi: Kalau Tidak, Nanti Keduluan Macet

Whats New
Dari Aktivasi Kartu hingga Buka Blokir, Begini Cara Atur Kartu Kredit Melalui BCA mobile

Dari Aktivasi Kartu hingga Buka Blokir, Begini Cara Atur Kartu Kredit Melalui BCA mobile

BrandzView
Anggarkan Capex Rp 5,6 Triliun, Berikut Target Proyek Medco Energi Tahun 2023

Anggarkan Capex Rp 5,6 Triliun, Berikut Target Proyek Medco Energi Tahun 2023

Whats New
Resmikan 2 Terminal di Sumut, Jokowi Berharap Budaya Naik Angkutan Umum Dikembangkan

Resmikan 2 Terminal di Sumut, Jokowi Berharap Budaya Naik Angkutan Umum Dikembangkan

Whats New
Penyanyi Agnes Monica, Bos Traveloka, dan Anak Jokowi Masuk Daftar 40 Tokoh Muda Berpengaruh di Indonesia

Penyanyi Agnes Monica, Bos Traveloka, dan Anak Jokowi Masuk Daftar 40 Tokoh Muda Berpengaruh di Indonesia

Smartpreneur
Apakah Ekonomi Indonesia 2023 Bisa Tetap di Atas 5 Persen? Simak Pandangan Para Ekonom Ini

Apakah Ekonomi Indonesia 2023 Bisa Tetap di Atas 5 Persen? Simak Pandangan Para Ekonom Ini

Whats New
Cara Beli Tiket Kereta Api di Alfamart dan Indomaret

Cara Beli Tiket Kereta Api di Alfamart dan Indomaret

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+