Libur Natal dan Tahun Baru, Garuda Indonesia Siapkan 132.000 Kursi Tambahan

Kompas.com - 04/12/2018, 14:42 WIB
Penerbangan perdana Garuda Indonesia rute Bandung-Singapura (pp) di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (3/12/2018). Penerbangan dilakukan 4 kali dalam sepekan yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Penerbangan perdana Garuda Indonesia rute Bandung-Singapura (pp) di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (3/12/2018). Penerbangan dilakukan 4 kali dalam sepekan yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan 132.000 kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan internasional.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Penambahan kursi dilakukan mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 55.000 kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 77.000 kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink.

Tambahan tersebut terdiri dari penambahan 197 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan 216 frekuensi penerbangan Citilink.

Baca juga: Luncurkan Layanan Wifi Gratis, Garuda Indonesia Group Sasar Millenial

Penambahan kursi Garuda Indonesia selama periode liburan akhir tahun ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan kapasitas kursi tambahan Garuda Indonesia Group pada periode liburan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Tentunya kami terus memonitor perkembangan permintaan pasar pada periode peak season akhir tahun ini sekiranya diperlukan penyesuaian kapasitas layanan penerbangan lebih lanjut”, kata pria yang akrab disapa Ari tersebut.

Ari melanjutkan, penambahan kapasitas penerbangan Garuda Indonesia melalui penerbangan ekstra (extra flight) akan dilaksanakan pada rute-rute penerbangan domestik dan internasional dengan trafik penumpang tinggi.

"Di antaranya Ambon – Langgur pp, Jakarta-Denpasar pp, Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Medan pp, Jakarta-Yogyakarta pp, Denpasar – Surabaya pp," jelasnya.

Sementara itu, pengoperasian pesawat dengan kapasitas yang lebih besar atau bigger aircraft akan dilakukan pada enam sektor penerbangan Garuda Indonesia. Sektor penerbangan itu terdiri dari rute penerbangan Jakarta – Denpasar pp, Jakarta – Medan pp, Jakarta – Surabaya pp, hingga Jakarta – Tanjung Pandan pp hingga rute internasional Jakarta – Singapura pp.

Baca juga: Kinerja Garuda Indonesia Terdongkrak Libur Panjang di Semester I 2018

Penggunaan bigger aircraft pada periode libur akhir tahun tersebut dilakukan melalui pengoperasian armada Boeing 777-300ER, Airbus A330-300 dan Airbus A330-200.

Ketiga jenis pesawat itu akan menggantikan armada reguler B737-800 NG maupun armada reguler lainnya di sejumlah sektor penerbangan.

Sedangkan untuk Citilink pada tahun ini menyediakan sedikitnya 77.000 kursi tambahan melalui penyediaan extra flight di 11 sektor penerbangan. Penerbangan itu terdiri dari Rute Surabaya-Denpasar pp, Halim-Danau Toba pp, Halim-Malang pp, Halim-Semarang pp, Halim-Yogyakarta pp, Cengkareng-Malang pp, Cengkareng-Yogyakarta pp, Cengkareng-Semarang pp, Cengkareng-Solo pp, Cengkareng-Denpasar pp, Cengkareng-Kualanamu pp.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Libur Natal dan tahun baru, Garuda Indonesia Group siapkan 132.000 kursi tambahan




Close Ads X