Lewat Pinjaman Tunai, Kredivo Bidik Millenial

Kompas.com - 04/12/2018, 16:44 WIB
Head of Product Pinjaman Tunai Kredivo, Adiska Haryadi (paling kanan) berfoto bersama di Gedung Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAHead of Product Pinjaman Tunai Kredivo, Adiska Haryadi (paling kanan) berfoto bersama di Gedung Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi ( fintech),  Kredivo memberikan pilihan pinjaman yang beragam kepada masyarakat. Kini, Kredivo pun menyasar kaum muda atau generasi milenial.

Head of Product Pinjaman Tunai Kredivo Adiska Haryadi mengatakan, Kredivo merupakan pinjaman digital yang dikhususkan untuk kaum millenial. Sebab, selama ini kaum muda belum punya pilihan ketika ingin mencari pinjaman.

"Kredivo adalah digital credit card atau kredit online untuk kaum millenial. Zaman sekarang kita melihat bahwa banyak milenial, orang-orang yang usianya sudah bekerja, sudah penghasilan baik tapi tidak mendapatkan akses pinjaman," kata Adiska kepada Kompas.com di  Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

Dia mengatakan, realita ini menjadi salah satu alasan pihaknya menyediakan pinjaman yang tujuannya memberi kemudahan untuk masyarakat secara luas. Tak terkecuali generasi milenial saat ini.

" Millenial bisa (mengajukan pinjaman) tapi prosesnya berbelit-belit, misalnya mengajukan ke bank," ujarnya.

Baca juga: Perhatikan 5 Hal Ini, Jangan Mudah Tergiur Kemudahan Pinjaman Online

Adanya kesulitan dalam memperoleh pinjaman itu, sambung dia, telah menciptakan batasan-batasan bagi para calon peminjam. Padahal, peluang untuk sebuah perusahaan mendapatkan keuntungan dari sektor sangat besar melihat animo yang tinggi calon peminjam dana.

"Kita melihat ada gap (batasan) ini dan ini yang kita tampung melalui Kredivo," imbuhnya.

"Kita melihat ribetnya proses aplikasi pinjaman di bank. Kita (Kredivo) membuat ini menjadi mudah, semuanya dengan cara online," tuturnya.

Kemudahan yang dimaksud disini adalah proses pengajuan pinjaman yang tidak membutuhkan waktu yang lama dan berbelit-belit.

"Biasanya kalau mengajukan proses pinjaman harus menunggu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Di Kredivo proses persetujuannya instan dalam hitungam jam atau hari," jelasnya.

Baca juga: Manfaatkan Data Medsos Nasabah, NPL Kredivo di Bawah 5 Persen

Adiska menyebutkan, saat ini sudah ada layanan pinjaman tunai yang diberikan kepada costomer. Pinjaman ini dibagi menjadi dua jenis yakni Mini dan Jumbo.

Dua jenis pinjaman ini bunganya hanya sebesar 2,95 persen. Angka ini merupakan tingkat bunga paling rendah di Indonesia yang diberikan perusahaan fintech.

Pada jenis Mini, para peminjam bisa meminjam dana dari Rp 500.000 sampai Rp 30 juta, dengan tenor 30 hari. Adapun pinjaman Jumbo memungkinkan pengguna meminjam hingga Rp 30 juta dan tenornha hingga enam bulan.

"Kalau Kredivo sudah diluncurkan dari 2016. Sedangkan pinjaman tunai ini dari Oktober lalu, tapi dibuka untuk semua user per Desember ini," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
BP Tapera Akan Kembalikan Dana Pensiun PNS, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

BP Tapera Akan Kembalikan Dana Pensiun PNS, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X