Pinjaman Tunai dari Kredivo Lebih Banyak Digunakan Untuk Pendidikan

Kompas.com - 04/12/2018, 19:18 WIB
Head of Product Pinjaman Tunai Kredivo, Adiska Haryadi (paling kanan) dan Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari (paling kiri) berfoto di Gedung Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018). MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.com Head of Product Pinjaman Tunai Kredivo, Adiska Haryadi (paling kanan) dan Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari (paling kiri) berfoto di Gedung Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredivo mengklaim dana pinjaman yang diberikan lebih banyak digunakan pengguna untuk keperluan pendidikan. Hanya sedikit diperuntukan untuk belanja dan keperluan lain.

"Pinjaman tunai lebih banyak digunakan untuk pendidikan, kemudian renovasi (rumah), dan yang lainnya," kata Head of Product Pinjaman Tunai Kredivo, Adiska Haryadi, Selasa (4/12/2018).

Adiska menjelaskan, saat ini pengguna atau user Kredivo sudah hampir mencapai satu juta. Jumlah ini tersebar ke sejumlah kota di Indonesia dan terus meningkat seiring waktu. "Trennya meningkat. Kita melihat peningkatan itu terefleksi di Kredivo," imbuhnya.

Meskipun demikian, ia tidak menyebutkan secara rinci berapa persentase pengguna yang menggunakan dana pinjamannya ke pendidikan. Termasuk sebaran daerah dan rentang usia peminjamnya.

Peningkatan itu, lanjut dia, biasa terjadi ketika menjelang dan memasuki hari besar. Misalnya di Hari Raya Idul Fitri dan akhir tahun.

"Tentunya kalau ada event-event, ada momen yang berhubungan dengan keluarga seperti Hari Raya Idul Fitri dan akhir tahun, itu meningkat," terangnya.

Saat ini ada dua jenis pinjaman tunai yang disediakan Kredivo, yakni pinjaman Mini dan Jumbo. Bunga pinjaman yang diberlakukan terbilang kecil jika dibandingkan dengan penyedia pinjaman lainnya.

"Mini itu pinjaman jangka pendek yang hanya sebulan. Jumlah pinjaman dari Rp 500.000 sampai Rp 3 juta. Jumbo itu pinjaman panjang tiga sampai enam bulan, besarannya Rp 3 juta sampai Rp 30 juta," paparnya.

Selain varian pinjaman, Kredivo juga berusaha memberikan kemudahan dalam proses pengajuan pinjaman ini. Sebab, proses yang panjang dan ribet jadi momok menakutkan bagi calon peminjam. Hal inilah yang coba dihilangkan perusahaan fintech ini.

"Kalau Kredivo lebih cepat, mudah, dan juga bungannya rendah. Kita melihat ribetnya proses aplikasi pinjaman di bank. Kita membuat ini menjadi mudah, semuanya dengan cara online," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X