Kebun Peremajaan Sawit Rakyat Panen Perdana di Riau - Kompas.com

Kebun Peremajaan Sawit Rakyat Panen Perdana di Riau

Kompas.com - 05/12/2018, 16:32 WIB
Perkebunan kelapa sawit Adolina milik PT Perkebunan Nusantara IV di Sumatera Utara, Kamis (22/3/2018).ARYA DARU PANGAYUNAN Perkebunan kelapa sawit Adolina milik PT Perkebunan Nusantara IV di Sumatera Utara, Kamis (22/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Para petani kelapa sawit yang tergabung dalam KUD Mulus Rahayu di Provinsi Riau melakukan panen perdana kebun kelapa sawit rakyat pada Selasa, (4/12/2018).

Acara panen perdana dihadiri oleh Bupati Siak, Syamsuar, bersama petani plasma dan didampingi oleh jajaran Muspida Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, serta Head of Plantation Asian Agri, Omri Samosir dan Regional Head Asian Agri wilayah Riau, Pengarapen Gurusinga.

Sejalan dengan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang digiatkan oleh pemerintah , sebanyak 135 petani plasma kelapa sawit menandai kesiapan panen kebun mereka seluas 310 hektar yang telah diremajakan sejak April 2016 lalu.

Ketua KUD Mulus Rahayu Pawito Saring menyampaikan, Kemitraan dengan perusahaan mampu menjawab kekhawatirannya pada saat dirinya akan memutuskan untuk melakukan program peremajaan.

“Salah satu kekhawatiran saya adalah ketika harus menghadapi masa tunggu, dimana pendapatan berkurang karena tanaman belum menghasilkan. Namun ,melalui kemitraan dengan perusahaan, selain memperoleh bantuan dan pendampingan dalam masa persiapan hingga proses peremajaan, kami mendapatkan pelatihan ekonomi alternatif seperti salah satunya yang kami usahakan adalah ternak ikan patin, sehingga penghasilan kami tetap terjaga hingga saat ini,” ujar Pawito dalam keterangan pers, Rabu (5/12/2018).

“Kami juga berharap keberhasilan kami dalam melakukan peremajaan kebun ini dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan petani lain yang masih ragu meremajakan kebun sawitnya yang sudah tidak produktif,” imbuhnya.

KUD Mulus Rahayu merupakan koperasi petani kelapa sawit mitra Asian Agri yang telah menjalin program kemitraan dengan perusahaan sejak tahun 1988.

Dalam meremajakan kebunnya, para petani KUD Mulus Rahayu menanam bibit unggul Topaz yang berpotensi meningkatkan produktivitas secara signifikan dibandingkan dengan bibit sawit pada umumnya.

Penggunaan bibit unggul dalam peremajaan kebun sawit merupakan hal yang penting untuk menentukan keberhasilan program.

“Kemitraan Asian Agri bersama petani plasma telah berlangsung selama lebih dari 30 tahun, dan program peremajaan kebun kelapa sawit ini merupakan komitmen yang akan berlanjut ke tahap berikutnya, untuk satu siklus penanaman," kata Head of Plantation Asian Agri Omri Samosir.

Hingga saat ini Asian Agri telah bekerja sama dengan para petani plasma dan swadaya yang mengelola 96.000 hektar kebun kelapa sawit rakyat di Riau, Jambi, dan Sumatera Utara.



Close Ads X