Alibaba Buka Pusat Gudang Logistik Pertama di Eropa - Kompas.com

Alibaba Buka Pusat Gudang Logistik Pertama di Eropa

Kompas.com - 07/12/2018, 05:16 WIB
Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China, Senin (16/4/2018)KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China, Senin (16/4/2018)

NEW YORK, KOMPAS.com - Alibaba dikabarkan menjalin kerja sama dengan pemerintah Belgia pada Rabu (5/12/2018) waktu setempat untuk menciptakan pusat perdagangan di sana.

Kerja sama ini juga bertujuan untuk membantu Alibaba untuk bisa menjual produk di luar negeri.

Belgia adalah negara Eropa pertama yang mendaftar ke Electronic World Trade Platform (e-WTP), sebuah inisiatif yang pertama kali diusulkan oleh Jack Ma pada 2016.

"Kami sangat percaya bahwa di bawah e-WTP, kami akan membuka potensi besar bagi bisnis di Eropa untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan lintas batas global, terutama ke pasar China di mana permintaan barang-barang Eropa tinggi," ujar CEO Alibaba Daniel Zhang dikutip dari CNBC, Kamis (6/12/2018).

Rencana program tersebut adalah untuk membantu perusahaan kecil dan menengah bisa menjual produk di luar negeri. Ini adalah sesuatu yang secara tradisional mereka temukan rumit dan mahal.

Baca juga: Saat Festival Belanja Singles Day Alibaba Pikat Konsumen 230 Negara

Sebagai bagian dari awal inisiatif, Alibaba membuka gudang penyimpanan logistiknya di Cainiao, Liege, Belgia. Kehadiran gudang tersebut juga akan membantu bisnis di Eropa bisa menjual barang ke daratan China.

Langkah ini merupakan bagian dari janji Alibaba untuk membantu mengimpor barang-barang berkualitas senilai 200 miliar dollar AS dari seluruh dunia ke China selama lima tahun ke depan.

Selain Belgia, Malaysia dan Rwanda juga telah membuat pusat e-commerce sebagai bagian dari inisiatif e-WTP.

Baca juga: Alibaba Akan Impor Barang Senilai 200 Miliar Dollar AS ke China




Close Ads X