Anak Buah Susi Ungkap Penyelundupan 28,8 Ton Tetelan Tuna Asal Vietnam

Kompas.com - 10/12/2018, 08:09 WIB
Pekerja melakukan pembersihan dan penentuan kualitas ikan tuna di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (4/12/2018). Volume ekspor tuna Indonesia seperti dikutip dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencapai 198.131 ton dengan nilai 659,99 juta dollar AS pada tahun 2017. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja melakukan pembersihan dan penentuan kualitas ikan tuna di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (4/12/2018). Volume ekspor tuna Indonesia seperti dikutip dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencapai 198.131 ton dengan nilai 659,99 juta dollar AS pada tahun 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Jakarta II Tanjung Priok menggagalkan upaya penyelundupan 28.800 kilogram daging tetelan tuna atau waste asal Vietnam.

Penyelundupan dilakukan atas nama PT King Food yang beralamat di Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan Rina mengatakan, pihaknya tengah menindaklanjuti kasus tersebut.

"Tim penyidik sedang menindaklanjuti kasus ini," ujar Rina kepada Kompas.com, Minggu (9/12/2018) malam.

Baca juga: Bantah Pengusaha, KKP Nilai Sektor Perikanan Sedang Menggeliat

Tim KIPM juga sedang mempersiapkan proses pengajuan izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Berdasarkan izin pemasukan impor yang dimiliki, PT King Food mengajukan Permohonan Pemeriksaan Karantina impor dengan jenis produk Surimi Paste.

Pada saat dilakukan pemeriksaan oleh Petugas KIPM, jenis barang yang diimpor tidak sesuai dengan PPK yang diajukan. Barang tersebut bukanlah Surimi paste, melainkan waste.

Selanjutnya, barang tersebut disegel serta ditahan di instalasi milik PT King Food. KKP memastikan perusahaan tersebut akan diproses.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X