Survei BI: Penjualan Eceran Tumbuh Melambat

Kompas.com - 11/12/2018, 06:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2018 tumbuh melambat meskipun positif. Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Oktober 2018 tercatat sebesar 208,1 atau tumbuh 2,9 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan IPR di bulan September 2018 yang tumbuh hingga 4,8 persen (yoy).

BI menjelaskan, pertumbuhan penjualan eceran terutama terjadi pada subkelompok sandang dan kelimpok bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) yang masih-masing tercatat tumbuh sebesar 24,6 persen dan 17,9 persen.

"Penjualan eceran diprakirakan terus meningkat pada November 2018," sebut BI melalui keterangan tertulis dalam laman resminya, Senin (10/12/2018).

BI menjelaskan, hal tersebut terindikasi dari pertumbuhan IPR sebesar 3,4 persen (yoy). Pertumbuhan penjualan eceran pada bulan November diperkirakan masih didorong oleh penjualan subkelompok komoditas sandang, BBM, dan barang budaya dan rekreasi.

Baca juga: Survei BI: Penjualan Eceran Tumbuh Positif di September 2018

Selain itu, survei penjualan eceran ini juga mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran akan mengalami peningkatan dalam tiga bulan mendatang (Januari 2019).

"Indikasi tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 163,9 lebih tinggi dibandingkan dengan IEH sebesar 159,3 pada hasil survei sebelumnya," jelas BI.

BI menjelaskan, tekanan atau kenaikan harga tersebut sejalan dengan rencana penyesuaian harga yang dilakukan produsen di awal tahun. Tekanan harga baru akan menurun pada April 2019, terindikasi dari nilai IEH 6 bulan mendatang sebesar 172,4 lebih rendah dari 173,3 pada bulan sebelumnya.

Adapun penjualan eceran pada tiga bulan mendatang (Januari 2019) dan 6 bulan mendatang (April 2019) diperkirakan akan melambat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) 3 bulan yang akan datang (Januari 2019) sebesar 156,0 lebih rendah dibandingkan 165,9 bulan sebelumnya. Hal tersebut sejalan dengan berakhirnya faktor musiman perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Work Smart
Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

BrandzView
Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.