Ekonom Bank Mandiri Proyeksi Rupiah Tahun Depan di Bawah 15.000

Kompas.com - 12/12/2018, 18:41 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.comIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Economist Bank Mandiri Anton Gunawan Bank Mandiri memprediksi nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tahun depan berada di kisaran Rp 14.900.

Angka tersebut masih di bawah asumsi pemerintah dalam APBN 2019.

“Dugaan kami rupiah akan lebih baik rata-rata Rp 14.900 kalau APBN kan Rp 15.000. Tapi itu dengan catatan FFR naiknya tiga kali ya jadi 3-3,5 persen,” ujar Anton di Plaza Mandiri Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Walaupun begitu, Anton juga tak menampik kalau rupiah juga bisa mengalami pelemahan yang dalam jika The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali.

Baca juga: Rupiah Tertekan terhadap Dollar AS, BI Kembali Intervensi

Pasalnya sebut dia,  hal itu membuat terguncang investor dan akan lebih memilih memegang dollar AS daripada menginvestasikannya ke emerging market seperti Indonesia.

“Hal ini membuat kami yakin depresiasi rupiah lebih kecil. Tapi masih ada potensi lebih kuat kalau benar ada slow down ekonomi sehingga The Fed tidak naik tiga kali dan harga minyak mentah mulai meningkat lagi,” jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X