Kembali Jual Saham Saratoga, Sandiaga Uno Kantongi Rp 64,38 Miliar

Kompas.com - 14/12/2018, 07:15 WIB
Cawapres nomor 02 Sandiaga Salahudin Uno KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALCawapres nomor 02 Sandiaga Salahudin Uno

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjual saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Kali ini Sandi melepas 17,05 juta unit saham dan mengantongi Rp 64,38 miliar.

Merujuk pada keterbukaan informasi di bursa, pasangan Prabowo Subianto di ajang Pilpres 2019 itu menjual SRTG sebanyak tiga kali, yakni pada tanggal 6, 7, dan 11 Desember 2018.

“Tujuan transaksi adalah divestasi,” tulis Sandi dalam penjelasan tertulis kepada otoritas bursa saham, Kamis (13/12).  

Dia melepas SRTG di harga rata-rata Rp 3.776 per saham. Harga yang relatif premium  dibandingkan dengan harga penutupan SRTG pada tiga periode transaksi tersebut.

Baca juga: Kembali Jual Saham Saratoga, Sandiaga Uno Diperkirakan Raup Rp 113 Miliar

Pada 6 Desember, SRTG berakhir di harga Rp 3.720 per saham. Harga SRTG berakhir di level Rp 3.710 per saham pada perdagangan 7 Desember 2018, dan ditutup Rp 3.630 per saham pada penutupan perdagangan bursa 11 Desember 2018.

Setelah penjualan tersebut, kini Sandi masih memiliki sekitar 613,77 juta unit saham SRTG atau setara 22,63 persen total saham SRTG. Porsi SRTG milik Sandi berkurang sekitar 5,17 persen sejak dia mendeklarasikan diri sebagai cawapres.

Sebelumnya, Sandi melepas saham Saratoga secara bertahap mulai Oktober 2018 lalu. Hingga Desember 2018, total sudah 11 kali Sandi menjual saham kepemilikannya di SRTG. Pada akhir Juli 2018 lalu, Sandi masih memiliki sekitar 754,11 juta unit saham atau setara 27,79 persen total saham SRTG.

Sepanjang periode tersebut, Sandi menjual sekitar 140,35 juta unit SRTG, mayoritas di harga Rp 3.776 per saham. Alhasil, Sandi mengantongi duit sekitar Rp 530 miliar dari hasil menjual saham Saratoga.

Kendati begitu, Sandi masih tetap kaya. Jika merujuk harga penutupan SRTG, Kamis (13/12/2018) yang di posisi Rp 3.680 per saham, Sandi masih memiliki saham Saratoga senilai sekitar Rp 2,25 triliun. Belum lagi dari sumber harta yang lain. (Barly Haliem)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Maju pilres, Sandi jual saham Saratoga Rp 530 miliar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.