Pegadaian Raih The Most Admirer CEO Award Kategori Digital Transformation

Kompas.com - 15/12/2018, 19:40 WIB
PegadaianDok Pegadaian Pegadaian

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan Most Admired CEO Award 2018, untuk kategori Leadership for Digital Transformation of Pawning Business.

Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai berhasil melakukan transformasi digital di era disruption.

"Penghargaan ini memotivasi kami untuk segera merampungkan proses transformasi digital di Pegadaian yang saat ini usianya tidak muda lagi, yakni 117 tahun," ujar Direktur Pemasaran dan pengembangan Produk PT Pegadaian Harianto Widodo, dalam keterangan pers, Sabtu (15/12/2018).

"Kami optimistis setelah transformasi selesai, Pegadaian akan terus memimpin pasar, di tengah makin maraknya bisnis gadai swasta," tambah dia.

Menurut Harianto, perkembangan teknologi digital tidak bisa dihindari yang secara langsung memengaruhi iklim usaha, termasuk perkembangan bisnis keuangan di Pegadaian.

“Situasi bisnis berubah. Kami perlu transformasi. Meski demikian, Pegadaian enggak akan meninggalkan core bisnis, tetap gadai. Pegadaian juga masuk ke lini bisnis non gadai, misalnya digital landing. Transformasi ini bertujuan menjadikan Pegadaian makin kuat baik di sisi keuangan, maupun kontribusi ke masyarakat," jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini sekitar 68 persen nasabah Pegadaian adalah kaum milenial, sehingga perseroan juga harus bisa menyesuaikan diri sesegera mungkin.

"Banyak perusahaan yang berakhir bukan karena tidak mau bertransformasi, tapi karena terlambat bertransformasi,” tandasnya.

Menurut Harianto, kinerja keuangan mencatatkan positif selama kuartal lll 2018, meski Pegadaian sedang melakukan transformasi.

Per Agustus 2018, Pegadaian memiliki omset mencapai Rp 87,031 triliun. Pegadaian menargetkan mampu meraih omset hingga Rp 130 triliun pada akhir tahun ini.

Sedangkan untuk laba bersih juga ditargetkan sebesar Rp 2,7 triliun, naik dari perolehan 2017 sebesar Rp 2,5 triliun.

Perseroan juga menargetkan aset meningkat menjadi Rp 58 triliun serta jumlah penyaluran pinjaman naik sekitar Rp 10 triliun menjadi Rp 48,3 triliun.

"Dalam lima tahun kedepan, visi utama kami, Pegadaian harus menjadi The Most Valuable Finance Company di Indonesia. Itu akan diukur dengan ukuran-ukuran kinerja keuangan," tambahnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X