Millenial Mau Punya Rumah, Bank Harus Inovatif

Kompas.com - 17/12/2018, 17:54 WIB
Ilustrasi rumah.Kementerian PUPR Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi millenial memiliki potensi untuk menjadi segmen utama properti pada 2019. Sebab, selama ini segmen tersebut belum digarap optimal oleh pelaku bisnis properti.

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual mengatakan, untuk menggaet generasi milenial, pelaku usaha termasuk perbankan harus menunjukkan inovasi-inovasi yang menarik bagi mereka.

"Akhirnya ini menimbulkan inovasi juga dari sisi perbankan," ujarnya di sela-sela acara Property Outlook 2019 di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Saat ini ucapnya, Bank Indonesia (BI) sudah melakukan pelonggaran kebijakan Loan To Value (LTV) dengan membebaskan uang muka pada pembelian pertama properti.

Baca juga: Millenial, Segmen Utama Sektor Properti pada 2019

Dengan kredit macet di bawah 5 persen, maka bank bisa memberikan uang muka 0 persen untuk pembelian rumah. Hal ini membantu generasi millenial untuk memiliki rumah.

Selain itu, perbankan juga bisa membuat kebijakan lainnya untuk menggaet generasi milenial. Misalnya adalah dengan memperpanjang waktu cicilan rumah, tak hanya 10 tahun namun bisa 20 atau 30 tahun.

Perbankan juga bisa membuat skema cicilan yang lebih pro millenial. David memberi contoh adalah dengan inovasi cicilan berjenjang besarannya.

"Bisa juga inovasi cicilan di awal itu lebih rendah baru pelan-pelan meningkat. Jadi banyak inovasi baru yang kita harapkan bisa muncul," kata dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X