Anjlok, Harga Minyak di Bawah 50 Dollar AS untuk Pertama Kalinya dalam 14 Bulan

Kompas.com - 18/12/2018, 06:32 WIB
ilustrasi harga minyak thinkstockphotos ilustrasi harga minyak

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin, (17/12/20180 waktu Amerika Serikat anjlok lantaran adanya kelebihan pasokan di Amerika Serikat.

Selain itu juga terdapat sentimen negatif dari investor mengenai prospek pertumbuhan perekonomian global tahun depan dan permintaan bahan bakar yang diprediksi tertekan. Harga tersebut merupakan yang terendah dalam 14 bulan terakhir.

Dikutip dari CNBC, harga minyak mentah acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate mengakhiri sesi perdagangan Senin ini dengan turun 1,32 dollar AS atau 2,6 persen menjadi 49,88 dollar AS per barrel. Untuk pertama kalinya sejak Oktober 2017, harga WTI berada di bawah level 50 dollar AS.

Harga minyak jenis ini terakhir berada di kisaran 49 dollar AS pada 13 September 2018.

Baca juga: Jonan: Investasi Sektor Energi Turun karena Harga Minyak Dunia

Sementara itu harga minyak mentah jenis Brent juga merosot 1,1 persen menjadi 59,61 dollar AS per barrel.

Kedua harga minyak mentah acuan tersebut jatuh hingga 30 persen sepanjang Oktober hingga November karena pasokan minyak yang melimpah telah meningkatkan pasokan global. Namun pihak-pihak terkait telah melakukan langkah stabilisasi dalam tiga minggu terakhir. Produsen minyak mentah pun telah berjanji akan memangkas produksinya.

Walaupun demikian, beberapa investor meragukan rencana OPEC dan Rusia untuk memangkas produksi minyak mentahnya cukup untuk bisa kembali menyeimbangkan pasar.

Sebelumnya, OPEC serta negara sekutuannya telah sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barrel per hari dari Januari, untuk kemudian akan dibahas kembali pada pertemuan OPEC di bulan April 2019.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.