Manulife Fokus Investasi Jutaan Dollar AS untuk Pelayanan Nasabah

Kompas.com - 18/12/2018, 09:47 WIB
Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster saat berbincang dengan nasabah. Dok. Manulife IndonesiaPresiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster saat berbincang dengan nasabah.

KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) fokus untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabahnya dengan berinvestasi jutaan dollar AS untuk Customer Relationship Management (CRM), program self service melalui digital, serta kemudahan pembayaran klaim.

Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster mengatakan, selama ini Manulife memiliki pelayanan berkualitas, tetapi memerlukan sistem pendukung yang kuat. Sehingga jika ada permintaan informasi dari nasabah, hal tersebut dapat dipenuhi dengan cepat dan tepat.

“Kami investasi jutaan dollar AS untuk membuat sistem baru, Customer Relationship Management (CRM),” tutur Hekster, melalui rilis pers, Selasa (18/12/2018).

RM sudah dimulai sejak Oktober 2018 lalu dan diperkirakan tahap pertama selesai Maret 2019. Selanjutnya tahap kedua akan tuntas pertengahan 2019.

Baca juga: Bayar Transaksi Reksa Dana di Manulife Aset Bisa Lewat Indomaret

“Kita berinvestasi supaya bisa membantu konsumen lebih cepat dan nyaman. Agar mereka memiliki pengalaman yang bagus dengan layanan kami,” katanya.

Lewat CRM, salah satu yang bisa diterapkan adalah adanya rekam jejak nasabah dalam satu file.

Nantinya, apapun yang nasabah minta ke Manulife, seperti perubahan polis, perubahan alamat, ataupun mengecek nilai polis, didaftarkan dalam satu file.

Jadi, tambah Hekster, saat nasabah menghubungi, staf Manulife bisa melihat serta bisa memberikan masukan dan info yang tepat. Dari situ akan terjadi dialog yang baik.

Selain CRM, Manulife juga tengah mengembangkan program self service melalui digital. Nasabah bisa melakukan aktivitas plus transaksi cukup lewat telepon pintar mereka.

Kedepannya, akan ada teknologi facial recognition system yang akan membaca wajah nasabah lewat kamera di ponsel untuk membuka aplikasi Manulife, tidak lagi menggunakan password angka atau sidik jari.

Baca juga: Orang Kaya di Indonesia Bertumbuh, Manulife Hadirkan Produk Proteksi Premium

Pelayanan pembayaran klaim juga ditingkatkan. Setidaknya tiap jam Manulife membayar klaim Rp 750 juta atau sekitar Rp 7 triliun per tahun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X