Boeing Naikkan Pemberian Dividen ke Pemegang Saham, Ada Apa?

Kompas.com - 18/12/2018, 16:30 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

 

NEW YORK, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat asal AS The Boeing Co dikabarkan memberikan sinyal optimisme bisnis kepada pemegang sahamnya. Jajaran direksi pada awal pekan ini menyetujui kenaikan pemberian dividen sebesar 20 persen menjadi 2,05 dollar AS per lembar saham pada tahun 2019.

Keputusan tersebut diambil meski perekonomian global dalam kondisi melambat. Ini tentu saja memberikan dampak kepada kinerja bisnis perusahaan.

"Kinerja operasional Boeing yang kuat, kesehatan keuangan, dan outlook masa depan yang positif memberikan dukungan kepada investasi kami pada sumber daya manusia dan lingkungan kerja, produk dan layanan inovatif kami, serta akusisi strategis terpilih dan kemitraan yang mengakselerasi strategi pertumbuhan kami," ujar CEO Boeing Dennis Muilenberg seperti dikutip dari CNBC, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: Kisruh 737 Max 8, Boeing Tegaskan Pesawatnya Aman

Tidak hanya itu, Boeing pun telah mengajukan rencana pembelian kembali saham atau buyback senilai 20 miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menyusul kabar tersebut, saham Boeing naik lebih dari 1 persen pada perdagangan di lantai bursa AS. Saat ini, kapitalisasi pasar Boeing mencapai 179,5 miliar dollar AS.

Sejak awal tahun ini, saham Boeing menguat 7 persen. Dengan rekor pengiriman pesawat komersial sebanyak 568 unit hingga akhir kuartal III 2018, arus kas Boeing telah melampaui ekspektasi.

Hasilnya, banyak analis memprediksi Boeing akan menaikkan pemberian dividen secara drastis.

Baca juga: Dibayangi Perang Dagang, Boeing Buka Pabrik Pesawat di China

Keputusan kenaikan pemberian dividen Boeing tersebut pun muncul ketika pada saat yang sama perusahaan menggenjot produksi seri pesawat terpopulernya, yakni 737. Produksi seri 737 secara bulanan saat ini mencapai 52 unit, naik dari 47 unit pada tahun lalu dan diprediksi naik lagi menjadi 57 pada akhir 2019.

Peningkatan produksi tersebut juga tetap terjadi meski Boeing terdampak peristiwa jatuhnya pesawat 737 Max 8 yang dioperasikan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Karawang, Oktober lalu. Investigator belum mengumumkan penyebab jatuhnya pesawat yang membawa 189 orang tersebut.

 



Sumber CNBC
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X