Waskita Beton Precast Catat Arus Kas Operasional Rp 1,1 Triliun

Kompas.com - 18/12/2018, 19:34 WIB
Pabrik precast Wika Beton di Subang, Jawa Barat. Arimbi RamadhianiPabrik precast Wika Beton di Subang, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melaporkan cash flow operasional sebesar Rp 1,1 triliun hingga akhir tahun ini. Pada akhir tahun 2017, cash flow operasional perseroan tercatat minus Rp 2,4 triliun.

Kondisi ini menjadi modal yang kuat bagi perseroan di tahun depan. Hal ini disebabkan rasio posisi utang berbunga terhadap modal WSBP yang masih sebesar 0,77 kali, masih jauh dari batas yang ditentukan sebesar 2,5 kali.

Dengan besaran ekuitas hingga kuartal III 2018 sebesar Rp 7,45 triliun, WSBP masih memiliki kapasitas ruang pendanaan yang besar.
 
Direktur Keuangan Waskita Beton Precast , Anton YT Nugroho menjelaskan  kondisi keuangan perusahaan semakin prima dengan melihat pencapaian di akhir tahun ini.

Baca juga: Waskita Beton Precast Dapat Kredit Rp 800 Miliar dari 2 Bank

“Saat ini penerimaan termin yang sudah masuk mencapai Rp 9,8 triliun,kami terima lagi sampai akhir tahun ini sebesar Rp 1,6 triliun lagi, total sekitar Rp 11,4 triliun.  Jadi tahun ini arus kas dari operasional akan surplus besar,“ kata Anton dalam pernyataannya, Selasa (18/12/2018).
 
Tahun ini, WSBP telah menuntaskan proyek Tol Becakayu yang merupakan proyek turnkey pertama perseroan. Proyek ini memiliki marjin yang lebih besar dibandingkan non-turnkey, namun sebagai kompensasinya kontraktor harus siap pendanaan sampai proyek selesai.

Saat ini WSBP masih menyisakan 2 proyek turnkey yaitu proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) dan Cimanggis – Cibitung. Pembayaran termin KBLM sudah terealisasi  sebesar Rp 665 miliar. Dari nilai ini sebesar Rp 250 miliar merupakan pembayaran turnkey.

Pun pada akhir Desember ada realisasi pembayaran lagi sebesar Rp 1,6 triliun dan sisanya tahun depan. Begitu juga untuk proyek Cimanggis-Cibitung terealisasi pada tahun depandengan pembayaran termin sebesar sekitar Rp 2,6 triliun atau 100 persen.
 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X