Anak Usaha Pertamina Percepat Produksi Sumur Migas di Jabar

Kompas.com - 19/12/2018, 09:04 WIB
Ilustrasi minyak SHUTTERSTOCKIlustrasi minyak

KOMPAS.com - PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), akan mempercepat rencana pengeboran sumur minyak dan gas (migas) di Desa Jatimunggul, Kecamatan Trisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).

Seharusnya, pengeboran sumur migas ini akan dilakukan pada 2019 namun dipercepat pada Desember 2018.

Hal ini dilakukan untuk mendorong kenaikan total produksi minyak PT Pertamina EP Asset 3 dari saat ini sebesar 1.442 BOPD dan 2,8 MMSCFD.

“Hal ini diharapkan akan menambah produksi PT Pertamina EP Asset 3 sebesar 250 BOPD,“ kata Pjs Project Manager BBS-ABG Development Project Yulian Wahyudi, melalui rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (19/12/2018).

Baca juga: Amien Sunaryadi: Defisit Migas Akan Lebih Besar Tahun Depan

Menurut dia, percepatan pengeboran dilakukan oleh BBS & ABG Development Project menggunakan rig PDSI #38.2/D1000E dengan target kedalaman akhir 2.270 meter. Percepatan pengeboran dilakukan sejak 13 Desember 2018. 

Dia menambahkan, saat ini Pertamina EP Asset 3 memiliki empat sumur yang berproduksi yaitu ABG-001, ABG-002, ABG-003 dan ABG-004.

Pertamina EP Asset 3 juga memiliki dua rencana pengeboran sumur migas di tahun 2019 yaitu ABG-B2 dan ABG-B3. Sementara sumur migas di Indramayu yang dipercepat pengeborannya ini dinamakan sumur ABG-B1.

Direktur Pengembangan dan Penemuan Cadangan Baru PT Pertamina EP John H Simamora mengapresiasi PT Pertamina EP Asset 3 untuk melakukan percepatan pemboran sumur migas di Jabar ini.

“Percepatan pengeboran ini merupakan prestasi PT Pertamina EP yang mampu melaksanakan pengeboran lebih cepat pada waktunya. Dengan komitmen yang kuat dan koordinasi yang baik target perusahaan dapat tercapai," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Whats New
Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Smartpreneur
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Whats New
Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Work Smart
Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
Kewirausahaan untuk Semua

Kewirausahaan untuk Semua

Smartpreneur
Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Whats New
Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Whats New
Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Whats New
E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.