Kompas.com - 20/12/2018, 15:36 WIB
Direktur OVO, Harianto Gunawan. KOMPAS.com/Ambaranie NadiaDirektur OVO, Harianto Gunawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Visionet Internasional atau OVO, platform pembayaran digital tumbuh drastis sejak pertama kali beroperasi pada November 2017.

Hingga akhir November 2018, basis pengguna OVO tumbuh lebih dari 400 persen dengan aplikasi terinstal di 115 juta device.

Direktur OVO Harianto Gunawan mengatakan, dalam setahun, OVO menjangkau hampir seluruh kabupaten di Indonesia, yakni 93 persen. Sebanyak 33 persen pengguna OVO berada di wilayah Jabodetabek.

"Kita lihat pengguna OVO di luar Jabodetabek sebesar 77 persen. Ini menunjukkan kita mampu reach di luar Jabodetabek," ujar Hariyanto di Jakarta, Kamis (20/12/201).

Baca juga: Dompet Digital Tokopedia Diganti, dari TokoCash Jadi Ovo

Penggunaan OVO paling banyak untuk transportasi, ritel, dan e-commerce. Kerja sama dengan berbagai merchant dan aplikasi juga membantu memperluas jangkauan OVO.

OVO menggandeng Grab dan Tokopedia sebagai alat pembayaran. Selain itu, belakangan OVO juga bekerja sama dengan berbagai ritel untuk pembayaran menggunakan QR code.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu menjadikan OVO sebagai platform pembayaran digital pertama di Indonesia yang diterima di jaringan ritel, warung, e-commerce, hingga jasa online dan on-demand, dengan lebih dari 500.000 gerai offline.

OVO juga memperkuat posisinya sebagai platform fintech terdepan di Indonesia. Pada Oktober dan November 2018, OVO telah mencatatkan pertumbuhan jumlah merchant lebih dari 70 persen.

"Kita menggandeng ritel dan platform sehingga mereka bisa mengajak ekosistemnya. Kerjasama dengan siapapun kami open," kata Hariyanto.

Chief Product Officer OVO Albert Lucius mengatakan, strategi menggandeng ritel ini membuat pengguna semakin mudah menggunakan OVO kapan saja, di mana saja, dan untuk berbagai keperluan. Target mereka adalah membuat OVO selalu ada di setiap aktivitas spenggunanya, mulai pagi saat berangkat kejra, siang hari saat membeli makanan, hingga berbelanja online melalui Tokopedia.

"Mau beli jajanan, bayar ongkos kendaraan, mau makan, mau belanja, pakai OVO bayarnya. Karena ini sangat memudahkan buat pelanggan," kata Albert.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.