Banyak Beredar Uang Tunai, BI Minta Masyarakat Waspadai Uang Palsu

Kompas.com - 21/12/2018, 18:07 WIB
Satuan Reskrim Polres Blora menunjukkan uang palsu pecahan Rp 50.000 senilai Rp 1,4 juta, Jumat (20/4/2018). Dokumen Polres BloraSatuan Reskrim Polres Blora menunjukkan uang palsu pecahan Rp 50.000 senilai Rp 1,4 juta, Jumat (20/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada masyarakat untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap tindak pemalsuan uang kertas.

“Untuk kenyamanan bertansaksi, masyarakat juga diharapkan berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan meneliti ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat – Diraba – Diterawang),” ujar Direktur Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia (BI) Luctor Tapiheru di Kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018).

Luctor menyebutkan, untuk memudahkan mengenali keaslian uang rupiah, masyarakat diimbau agar senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan yakni Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi.

Menurut dia, sudah bukan rahasia lagi jika ketika banyak uang beredar di masyarakat sebagian oknum akan memanfaatkan kesempatan ini.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, BI Sediakan Uang Tunai Rp 101,1 Triliun

“Sudah menjadi trik umum jika uang yang beerdar cukup besar, waspada juga atas uang yang diterima dan ditransaksikan. Waspada untuk mendeteksi pemalsuan uang,” jelas Luctor.

Lebih lanjut, untuk mendukung cashless society BI juga mengimbau agar masyarakat lebih banyak bertransaksi lewat nontunai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu Direktur Departemen Penyelenggara Sistem Pembayaran BI Ery Setiawan mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai, yang diselenggarakan oleh BI melalui Sistem Bank Indonesia Real Time Gorss Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.