Tahun Depan, Jalan Tol Pertama di Kalimantan Beroperasi

Kompas.com - 22/12/2018, 21:18 WIB
Ilustrasi jalan tol. Kementerian PUPRIlustrasi jalan tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan tol pertama di Kalimantan direncanakan beroperasi tahun depan. Jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda di Kalimantan Timur (Kaltim) ini ditargetkan bisa beroperasi pada akhir kuartal I- 2019 atau di bulan April 2019.

Proyek yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut dikelola oleh anak perusahaan PT Jasa Marga Tbk (JSMR), yakni PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda (JBS).

JBS merupakan perusahaan patungan yang 55 persen sahamnya dimiliki Jasa Marga. Adapun sisa saham dimiliki oleh PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Bangun Tjipta Sarana yang masing-masing menggenggam 15 persen saham.

Direktur Utama JBS STH Saragih mengatakan, pembebasan lahan untuk jalan tol sepanjang 99,35 km ini saat ini sudah mencapai 98,4 persen. Sedangkan untuk pekerjaan fisik sudah mencapai 77,25 persen.

Baca juga: Jokowi: Mulai Hari Ini Tol Merak sampai Pasuruan Bisa Dilewati

“Pembebasan lahan diharapkan bisa tuntas akhir tahun ini atau selambat - lambatnya pekan pertama Januari 2019,” kata dia usai prosesi penandatanganan kredit sindikasi senilai Rp6,98 triliun untuk pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda di Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan terutama di Kaltim karena tol ini akan memangkas jarak dan waktu tempuh antara ibukota provinsi Kaltim, Samarinda dan kota pusat perekonomian Kalimantan, Balikpapan.

“Jalan tol ini akan memangkas jarak tempuh sejauh 34 km dan waktu tempuh menjadi satu jam dari sebelumnya tiga hingga empat jam,” kata Saragih.

Jalan tol Balikpapan-Samarinda terdiri dari lima seksi, yakni seksi I-V. Pembangunan fisik di seksi I dengan panjang 22 km saat ini sudah mencapai 95,65 persen.

Untuk seksi II sepanjang 30,97 km sudah mencapai 75,87 persen. Seksi III sepanjang 14 km sudah selesai 91,16 persen.

Adapun dua seksi terakhir, yakni seksi IV sepanjang 17,5 km dan seksi V sepanjang 11,5 km masing-masing sudah diselesaikan 67,89 persen dan 64,9 persen.

Seksi II, seksi III, dan seksi IV digarap langsung oleh JSB, sedangkan seksi I dan seksi V digarap lewat pendanaan anggaran daerah dan anggaran negara yang diperoleh melalui pinjaman dari China. (Rezha Hadyan)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Jalan tol pertama di Kalimantan segera beroperasi tahun depan



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Whats New
Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Whats New
Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X