Evakuasi Pasca-tsunami Selat Sunda, Adhi Karya Kerahkan Alat Berat

Kompas.com - 26/12/2018, 12:50 WIB
Pantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). Bencana tersebut menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian luka-luka dan korban hilang serta kerusakan pada gedung-gedung, permukiman hingga kapal nelayanPenanganan darurat dampak bencana terus dilakukan pihak BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM, dan embaga terkait terus bersama pemerintah daerah.KOMPAS/RIZA FATHONI Pantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). Bencana tersebut menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian luka-luka dan korban hilang serta kerusakan pada gedung-gedung, permukiman hingga kapal nelayanPenanganan darurat dampak bencana terus dilakukan pihak BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM, dan embaga terkait terus bersama pemerintah daerah.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) turut menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana tsunami Selat Sunda. Bantuan tersebut dikerahkan sejak Minggu (23/12/2018) atau sehari setelah bencana.

Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata menyatakan, tim ADHI Peduli membantu evakuasi para korban dan membersihkan puing-puing bangunan dengan mengerahkan sejumlah alat berat.

"Seperti 3 unit loader, 2 unit excavator PC 200, 1 unit trailer, 6 unit dump truck, 1 unit pick up dan mobil patroli," kata Syahgolang dalam pernyataannya, Rabu (26/12/2018).

Baca juga: Tsunami Selat Sunda, BUMN Salurkan Sumbangan Alat Berat hingga Makanan

Tidak hanya itu, perseroan juga telah mendirikan 3 pos bantuan, yakni pos bantuan pertama terletak di Cinangka, Serang, Banten. Pos bantuan kedua terletak di Cipacung, Banten yang didirikan sejak Senin (24/12/2018).

Adapun pos bantuan ketiga terletak di Kalianda, Lampung Selatan.

Untuk mendistribusikan bantuan, ADHI Peduli tetap bekerja sama dengan BNPB, BASARNAS, TNI, Kementerian PUPR serta beberapa BUMN lainnya. Hingga saat ini, bantuan yang telah ADHI Peduli distribusikan, antara lain bahan makanan atau sembako, selimut, tenda, peralatan mandi dan obat-obatan bagi para korban.

"Total nilai bantuan yang disalurkan melalui ADHI Peduli sebesar Rp 755 juta," terang Syahgolang.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X