Darmin: Aneh Kalau KEK Tanjung Lesung Tak Punya Asuransi

Kompas.com - 26/12/2018, 17:39 WIB
Jalur Anyer menuju Tanjung Lesung berangsur normal. Dok. Kementerian PariwisataJalur Anyer menuju Tanjung Lesung berangsur normal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meyakini investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung tetap akan berjalan pasca tsunami Selat Sunda.

KEK Tanjung Lesung merupakan salah satu daerah yang menjadi korban gelombang tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

"Ya usaha seperti itu kan ada asuransinya itu. Ya dia pasti ada penggantian dari asuransi," ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

"Aneh kalau enggak punya asuransi jadi kalau usaha itu pasti ada lah apalagi itu KEK. Yang kasian kan yang penduduk, yang toko-toko, warung-warung," sambung dia.

Baca juga: Pasca-tsunami, Bagaimana Nasib Investasi di KEK Tanjung Lesung?

Sebelumnya, Chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono, menyebutkan, butuh sekitar Rp 150 miliar untuk membangun kembali kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten, pasaca dilanda tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Selama ini Jababeka merupakan pihak pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setyono menyebutkan, sekitar 30 persen bangunan di kawasan wisata Tanjung alami kerusakan. Namun ia tak dijelaskan seberapa berat kerusakan yang terjadi.

Dalam kawasan wisata tersebut terdapat lima bangunan hotel, baik ukuran besar dan kecil.

"70 persen sisanya tinggal dibersihkan dan bisa diperbaiki lagi. Tapi itu baru pandangan mata, belum hitung secara detail," ujarnya.

Baca tentang


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X