Pemerintah AS Terancam Tutup Hingga Tahun Depan

Kompas.com - 27/12/2018, 05:29 WIB
Pekerja AS mengganti pagar dengan dinding baja baru yang lebih tinggi di sepanjang perbatasan antara Ciudad Juarez dan Sunland Park, New Mexico, di wilayah Juarez, negara bagian Chihuahua, Meksiko pada 12 September 2016. AFPPekerja AS mengganti pagar dengan dinding baja baru yang lebih tinggi di sepanjang perbatasan antara Ciudad Juarez dan Sunland Park, New Mexico, di wilayah Juarez, negara bagian Chihuahua, Meksiko pada 12 September 2016.

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (25/12/2018), mengumumkan perihal penutupan sebagian layanan pemerintahan federal atau government shutdown yang akan berlangsung sampai permintaan dana untuk membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko terpenuhi.

Dikutip dari Reuters, Rabu (26/12/2018), Pemerintahan AS ditutup sebagian mulai Sabtu (22/12/2018) dan belum ada tanda-tanda untuk membuka kembali lembaga-lembaga yang ditutup sebagai akibat dari buntunya politik atas permintaan Trump untuk dana tembok perbatasan tersebut.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda kapan pemerintah akan dibuka kembali," kata Trump, berbicara setelah konferensi video Hari Natal dengan pasukan AS yang bertugas di luar negeri.

"Saya bisa memberitahu, bahwa pemerintahan tidak akan dibuka kembali sampai kita memiliki tembok, pagar, apa pun sebut mereka. Saya akan menyebutnya apa pun yang mereka inginkan, tetapi semuanya tetap sama. Itu adalah penghalang dari orang-orang yang berdatangan ke negara ini, dari narkoba," ucap Trump.

Dia menambahkan, "Jika Anda tidak memiliki itu (tembok), maka kami tidak akan membuka pemerintah."

Pendanaan untuk sekitar seperempat program federal (termasuk departemen Keamanan Dalam Negeri, Kehakiman dan Pertanian) berakhir pada tengah malam pada hari Jumat. Tanpa kesepakatan untuk memecahkan kebuntuan, penutupan kemungkinan akan berlanjut hingga ke tahun baru.

Seorang pejabat senior mengatakan government shutdown itu akan berlangsung hingga 3 Januari mendatang.

Sebagai informasi, membangun tembok perbatasan ini adalah salah satu janji kampanye Trump yang paling sering diulang, tetapi Demokrat sangat menentangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X