Menaruh Harapan pada Pajak

Kompas.com - 29/12/2018, 11:52 WIB
Sejumlah warga mengikuti program Tax Amnesty di Kantor Pajak Kota Tangerang, Jumat (30/9/2016). KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah warga mengikuti program Tax Amnesty di Kantor Pajak Kota Tangerang, Jumat (30/9/2016).
Editor Latief

Berkaca dari capaian selama 2018, setidaknya hingga November 2018, ada harapan target itu dapat dicapai. Sebab, selama periode Januari-November 2018 penerimaan pajak mengalami pertumbuhan 15,35 persen year on year.

Tapi, jika penerimaan pajak via program Tax Amnesty pada triwulan I-2017 dikecualikan, maka pertumbuhan penerimaan pajak mencapai 16,77 persen.

Menurut Kementerian Keuangan, capaian itu merupakan pertumbuhan tertinggi dalam tujuh terakhir (2012-2018).

Akan tetapi, kondisi perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian menjadi tantangan dalam mewujudkan tercapainya target penerimaan pajak. Mengapa demikian? Karena, ekonomi dunia memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi domestik.

Ekonomi Indonesia dalam APBN 2019 diproyeksikan tumbuh 5,3 persen. Proyeksi tersebut telah mendasarkan pada beragam faktor yang bakal mewarnai komponen pertumbuhan ekonomi seperti konsumsi rumah tangga, ekspor, dan investasi.

Ekspor menjadi perhatian, apalagi belakangan harga komoditas andalan Indonesia seperti minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan karet mengalami penurunan. Kenyataan itu dapat memicu lemahnya penerimaan pajak.

Kendati demikian, ada harapan dari konsumsi rumah tangga yang bermuara pada setoran pajak. Tekad pemerintah yang berupaya agar harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik tidak naik hingga pengujung 2019 patut diapresiasi sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.

Administrasi perpajakan

Dari sisi administrasi perpajakan, masih ada ruang berupa peningkatan kepatuhan wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan. Satu contohnya dari sisi kepatuhan, yaitu pengisian surat pemberitahuan (SPT) yang tenggat waktunya berakhir 31 Maret 2018.

Ditjen Pajak Kemenkeu mencatat realisasi rasio kepatuhan SPT Orang Pribadi pada 2018 sebesar 63,9 persen. Menurut Dirjen Pajak Robert Pakpahan, angka itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar 58,9 persen.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X