BPH Migas Sebut Ada Kepala Daerah yang Hambat Program BBM Satu Harga

Kompas.com - 31/12/2018, 19:15 WIB
Acara peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOAcara peresmian program BBM satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.774.003, Kabupaten Nunukan, Kecamatan Seimenggaris, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (9/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa atau yang kerap disapa Ifan mengatakan, pembangunan titik penyalur BBM satu harga tak selalu berjalan mulus.

Selain adanya kendala medan distribusi, ternyata ada beberapa kepala daerah yang mempersulit penerapan program tersebut di daerahnya.

"Bupatinya sudah izin misalnya. Pas mau bangun, malah bupatinya mempersulit. Kan mestinya mendukung," ujar Ifan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (31/12/2018).

Ifan mengakui hal tersebut sangat mengganggu program pemerintah dalam pemerataan harga BBM.

Di salah satu kabupaten, proses izin pembangunan SPBU BBM satu harga sempat terganjal. Sebab, Bupati setempat enggan bertemu dengan BPH Migas maupun Pertamina. Kemudian mereka dioper ke Sekretaris Daerahnya yang juga enggan menerima mereka.

"Kita ngerasa dipingpong. Ada lagi daerah yang lain. Ini jelas menghambat," kata Ifan.

Menurut dia, semestinya semua pihak mendukung program tersebut karena sangat membantu masyarakat setempat. Hingga akhir 2018, sekitar 421.955 kepala keluarga dapat merasakan manfaat BBM satu harga. Selain itu juga program ini membuat barang pokok menjadi lebih stabil sehingga menumbuhkan ekonomi di daerah itu.

"Padahal ini amanah pemerintah dalam hal Migas untuk mewujudkan keadilan sosial. Ini amanah undang-undang," kata Ifan.

sejak 2016 hingga akhir 2018, penyalur Bahan Bakar Minyak satu harga sudah tersebar di 131 lokasi. Jumlah tersebut melampaui target mereka tahun ini sebanyak 130 lokasi.

Penyalur BBM satu harga itu tersebar di 131 kecamatan, 90 kabupaten, dan 26 provinsi. Pulau yang paling banyak terdapat titik penyalur BBM yakni di Kalimantan dengan 33 penyalur.

Disusul dengan Sumatera dengan 29 penyalur, 26 penyalur di Papua dan Papua Barat, di Sulawesi ada 14 penyalur, di NTB dan NTT sebanyak 14 penyalur, di Maluku dan Maluku Utara sebanyak 11 penyalur, di Bali 1 penyalur, dan 3 penyalur di Jawa dan Madura.

Untuk tahun depan, ditargetkan tambahan jumlah penyalur BBM satu harga sebanyak 29 titik sehingga total menjadi 160 titik penyalur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.