Penerimaan Negara 2018 Lebihi Target, Defisit Terkecil Sejak 2012

Kompas.com - 01/01/2019, 09:26 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018) Kompas.com/YOGA SUKMANAMenteri Keuangan Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan negara tahun ini melebihi target APBN 2018 yang telah ditetapkan. Sementara belanja negara mencapai 97 persen dengam defisit dan keseimbangan primer di bawah 2 persen sejak tahun 2012.

"Penerimaan negara baik pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak tumbuh tinggi dan sehat, terimakasih pada seluruh jajaran yang mengelola penerimaan negara," tulis Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam akun Facebooknya, Jakarta, Selasa (1/1/2018).

Dia menyebutkan, pembiayaan mengalami kontraksi, dengan defisit APBN sebesar 1,72 persen dari PDB, jauh lebih rendah dari angka UU APBN 2018 sebesar 2,19 persen. "Ini adalah defisit terkecil sejak 2012," sebutnya.

"Keseimbangan primer adalah sebesar Rp 4,1 Triliun, ini surplus keseimbangan primer sejak 2011. Prestasi," sambung Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani: Kuasai Freeport, Penerimaan Negara akan Lebih Besar

Di APBN 2018, target penerimaan negara yakni sebesar Rp 1.897,7 triliun. Adapun dari sisi belanja target di APBN 2018 sebesar Rp 2.220,7 triliun.

Meski disebut penerimaan negara di APBN 2018 sudah capai target, namun Sri Mulyani belum menyampaikan secara detail angkanya.

Rencananya Kementerian Keuangan baru akan menggelar konferensi pers update APBN 2018 pada Rabu 2 Januari 2019.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto menginformasikan, pendapatan negara untuk tahun 2018 sudah mencapai 100,1 persen. Ini mengacu pada hasil perhitungan Senin (31/12/2018) pagi.

.“Pendapatan negara sudah 100,1 persen. Itu (data) jam 07.00 pagi. Mudah-mudahan meningkat,” ucap Marwanto seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X