Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Pelayaran di Selat Sunda Diminta Waspada

Kompas.com - 02/01/2019, 10:29 WIB
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). KOMPAS/RIZA FATHONI Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta palaku pelayaran untuk tetap waspada saat melintas di Selat Sunda.

Hal ini seiring dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terus erupsi dan kini berstatus Level III Siaga.

"Tetap waspada berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau dan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini," kata Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo dalam siaran pers, Jakarta, Rabu (2/1/2018).

Meski ada penurunan aktivitas, para pelaku pelayaran diminta tetap waspada dan harus menjauh dengan radius 5 km dari Gunung Anak Krakatau.

Para nakhoda juga diminta untuk selalu memonitor dan memantau berita cuaca melalui situs web BMKG serta informasi Gunung Anak Krakatau dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sementara itu, kapal–kapal kecil dengan ukuran di bawah 35 GT dan kapal-kapal nelayan diimbau menunda keberangkatan hingga cuaca dipastikan sudah benar-benar aman di Selat Sunda.

Saat ini, kata dia, aktivitas di Pelabuhan Banten masih berjalan normal dan tidak berdampak terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Meski begitu, ia meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Banten untuk terus memonitor dan mewaspadai secara berkala aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X