Pengguna Pesawat Turun saat Libur Natal dan Tahun Baru 2018

Kompas.com - 02/01/2019, 16:02 WIB
Ilustrasi pesawatrebelcircus.com Ilustrasi pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pengguna alat transportasi udara menurun saat libur Natal dan Tahun Baru 2019. Pada tahun ini, pengguna moda transportasi penerbangan saat libur Natal dan Tahun Baru 2019 hanya 3.949.936 orang.

“Secara keseluruhan penumpang yang berangkat pada masa Natal dan Tahun Baru dari 20 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 9,75 persen. Bila sebelumnya mencapai 4.376.668 penumpang, masa Nataru pada periode yang sama tahun ini hanya mencapai 3.949.936 penumpang,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/1/2019).

Polana menambahkan, pada penerbangan domestik, total pesawat berangkat sebesar 26.641 penerbangan, sedangkan tahun lalu tercatat 28.734 penerbangan.

Adapun jumlah total penumpang yang diangkut sebesar 3.278.453 penumpang, sedangkan tahun lalu sebesar 3.787.218 penumpang atau turun 13,43 persen.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, AP II Sebut Jumlah Penumpang Pesawat Turun

“Adapun keberangkatan penerbangan internasional dari tanggal 20 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 mengalami kenaikan sebesar 13,92 persen,” kata Polana.

Polana menuturkan, penerbangan internasional yang dipantau pada 7 bandara dilaporkan jumlah keberangkatan penumpangnya mencapai 671.485 penumpang.

Ketujuh bandara yang dipantau tersebut adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Bandara Internasional Adisutjipto, dan Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Baca juga: Libur Tahun Baru, Setengah Juta Orang Pergi Keluar Negeri

“Jumlah penumpang berangkat luar negeri ini lebih tinggi 13,92 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama pada angka 589.450 penumpang. Jumlah penerbangan yang melayani keberangkatan tersebut mencapai 3.829 penerbangan, naik 8,50 persen dibanding tahun lalu yang hanya 3.529 penerbangan,” ucap Polana.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X