7 Fakta APBN 2018, dari Hibah yang Meroket hingga Bengkaknya Subsidi

Kompas.com - 03/01/2019, 07:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memaparkan realisasi APBN 2018 di Jakarta. Rabu (2/1/2019) Kompas.com/YOGA SUKMANAMenteri Keuangan Sri Mulyani saat memaparkan realisasi APBN 2018 di Jakarta. Rabu (2/1/2019)

Bila dibandingkan target APBN 2018, maka realisasi penerimaan hibah mencapai 1.161 persen. Belum dijelaskan lebih lanjut detail lonjakan dana hibah di tahun politik.

5. Utang Dikurangi 

Realisasi pembiayaan utang mencapai Rp 366,7 triliun di APBN 2018. Angka ini 91,8 persen dibandingkan dengan target APBN 2018 sebesar Rp 399,2 triliun.

Dibandingkan 2017, realisasi pembiayaan utang 2018 turun Rp 29,9 triliun. Pemerintah coba mengerem penarikan utang.

Sebab pada 2018, pemerintah hanya menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Rp 358 triliun, lebih kecil dari 2017 yang mencapai Rp 441,8 triliun.

6. Banyak Bayar Utang

Selain menarik utang baru, pemerintah juga membayar utang lama. Pada 2018, belanja pemerintah pusat untuk bayar bunga utang mencapai Rp 258 triliun.

Jumlah itu mencapai 108,2 persen dari target di APBN 2018 yang hanya Rp 238,6 triliun.

Dibandingkan 2017, realisasi pembayaran bunga utang 2018 juga lebih besar. Pada 2017, bunga utang yang dibayar hanya Rp 216,6 triliun.

7. Subsidi Energi Bengkak

Realisasi APBN 2018 juga ditutup dengan meroketnya subsidi energi. Pada 2018, subsidi negeri di APBN 2018 mencapai Rp 153,5 triliun. Padahal target APBN 2018 hanya Rp 94 triliun.

Rinciannya, Rp 97 triliun subsidi untuk BBM dan elpiji. Sementara itu subsidi listrik mencapai Rp 56,5 triliun. Dibanding target 2018, masing-masing realisasinya mencapai 118,6 persen untuk subsidi BBM-elpiji, dan 102,5 persen untuk subsidi listik.

Membengkaknya subsidi energi disebabkan karena kenaikan harga minyak dunia pada 2018 lalu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siang Ini Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka,  Kuota 800.000 Orang

Siang Ini Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka, Kuota 800.000 Orang

Whats New
Prosedur Lengkap Cara dan Syarat UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Prosedur Lengkap Cara dan Syarat UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Earn Smart
Menaker: Yang Menganggur Justru Pendidikannya Tinggi, Ini Ironi...

Menaker: Yang Menganggur Justru Pendidikannya Tinggi, Ini Ironi...

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Sabtu Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Sabtu Siang Ini

Work Smart
BUMN Pengelolaan Kawasan Industri Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

BUMN Pengelolaan Kawasan Industri Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
[POPULER MONEY] Cara Dapat Rp 2,4 Juta untuk Pelaku Usaha Mikro | Gaji Ke-13 PNS

[POPULER MONEY] Cara Dapat Rp 2,4 Juta untuk Pelaku Usaha Mikro | Gaji Ke-13 PNS

Whats New
Janji Pemerintah: Tahun Depan Gaji Ke-13 dan THR ASN Dibayar 'Full'

Janji Pemerintah: Tahun Depan Gaji Ke-13 dan THR ASN Dibayar "Full"

Whats New
Pesta Diskon Besar-besaran HUT Ke-75 RI Dimulai, Cek Daftar Lengkapnya

Pesta Diskon Besar-besaran HUT Ke-75 RI Dimulai, Cek Daftar Lengkapnya

Spend Smart
IPC Tetap Layani Rute Pelayaran Internasional Meski 'Traffic' Turun, Ini Alasannya

IPC Tetap Layani Rute Pelayaran Internasional Meski "Traffic" Turun, Ini Alasannya

Whats New
Dapat Anggaran Rp 84,3 Triliun, Ini Prioritas Kemenkes pada 2021

Dapat Anggaran Rp 84,3 Triliun, Ini Prioritas Kemenkes pada 2021

Whats New
Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar pada 2021, untuk Apa Saja?

Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar pada 2021, untuk Apa Saja?

Whats New
Bantu Pengairan di Sumba Barat, Mentan Ajak Petani Kelola Sumber Air Melalui Embung

Bantu Pengairan di Sumba Barat, Mentan Ajak Petani Kelola Sumber Air Melalui Embung

Rilis
Luhut Akui Indonesia Terlalu Banyak Punya Bandara Internasional

Luhut Akui Indonesia Terlalu Banyak Punya Bandara Internasional

Whats New
Menko Airlangga Sebut RUU Cipta Kerja Bakal Rampung Tahun Ini

Menko Airlangga Sebut RUU Cipta Kerja Bakal Rampung Tahun Ini

Whats New
Menaker: Kami Punya PR yang Banyak

Menaker: Kami Punya PR yang Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X