Cukai Rokok Sumbang Rp 153 Triliun ke Kas Negara pada 2018

Kompas.com - 03/01/2019, 10:01 WIB
Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Bea Cukai Marunda, Selasa (2/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DDirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Bea Cukai Marunda, Selasa (2/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Penerimaan Bea Cukai pada 2018 memenuhi target di APBN 2018. Bahkan, realisasinya mencapai Rp 205,5 triliun atau tumbuh 6,7 persen dibandingkan tahun 2017.

Realisasi penerimaan Bea Cukai itu mencapai 106 persen dari target yang disepakti pemerintah dan DPR di APBN 2018 yang sebesar Rp 194 triliun.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengungkapan, penerimaan terbesar Bea Cukai 2018 disumbang oleh penerimaan cukai rokok.

"Cukai itu mencapai Rp159,7 triliun, yang terdiri dari cukai rokok Rp 153 triliun, minuman (beralkohol) Rp 6,4 triliun dan etil alkohol Rp 0,1 triliun, serta cukai lainnya Rp 0,1 triliun," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Sementara itu, penerimaan sisanya disumbang oleh bea masuk sebesar Rp 39 triliun, atau naik 11,3 persen dibandingkan 2017. Angka ini juga 109 persen dari target.

Selain itu, ada pula pemasukan dari bea keluar. Realisasinya mencapai Rp 6,8 triliun, atau naik 63 persen dari realisasi 2017. Angka ini 225 persen dari target di APBN 2018.

Berbeda dengan Bea Cukai, penerimaan pajak justru tak mencapai target. Penerimaan pajak mencapai Rp 1.316 triliun atau hanya 92,4 persen dari target 2018. Meski begitu, angka itu naik 14,3 persen dari realisasi 2017.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X