Menkeu Tanggapi "Curhat" Sutopo soal Turunnya Anggaran Mitigasi Bencana

Kompas.com - 03/01/2019, 10:15 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018). Kompas.com/Mutia FauziaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi keluhan Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Pada Selasa (25/12/2018), Sutopo mengatakan bahwa anggaran mitigasi bencana tahun 2019 mengalami penurunan. Anggaran BNPB tahun 2019 hanya Rp 610 miliar, atau Rp 90 miliar lebih rendah dari 2018 yang mencapai Rp 700 miliar.

"Kalau disebutkan sekarang dana di BNPB kecil anggarannya itu tidak merefleksikan seluruh anggaran yang disediakan untuk menghadapi bencana," ujar Sri Mulyani di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, pengucuran dama penanganan bencana biasanya melalui mekanisme khusus, tak melulu harus melalui anggaran di BNPB setiap tahun.

Untuk 2019, kata Sri Mulyani, pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 7 triliun untuk penanganan bencana. Hal itu respons dari permintaan Presiden dan Wakil Presiden dalam rapat kabinet.

"Tadi saya sampaikan untuk tahun ini saja kita tambah Rp 7 triliun, kalau anggaran di BNPB kemarin kan Pak Sutopo mengatakan cuma Rp 610 miliar, itu adalah untuk BNPB sebagai institusi," kata Sri Mulyani.

Sementara itu, terkait anggaran untuk early warning systems bencana, Sri Mulyani mengatakan selalu berkoordinasi dengan menteri-menteri koordinator.

Kementerian Keuangan, kata dia, mendukung penuh upaya mitigasi maupun penanganan pascabencana. Ia juga memastikan akan terus bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, termasuk BNPB dan BMKG.

"Jadi Kemenkeu akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga itu dan biasanya itu dikoordinasi oleh Menko," kata dia.

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, anggaran mitigasi bencana tahun 2019 mengalami penurunan.

Sutopo mengatakan, dengan anggaran yang terus menurun sulit dilakukan mitigasi bencana yang memadai. Padahal, di satu sisi, ancaman bencana terus meningkat.

Menurut Sutopo, hal yang penting saat ini adalah peningkatan pengetahuan mitigasi bencana untuk masyarakat. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan sepanjang anggarannya memadai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X