Apple Umumkan Kerja Sama dengan Samsung

Kompas.com - 07/01/2019, 06:50 WIB
Logo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat. Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comLogo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat.

NEW YORK, KOMPAS.comApple mengumumkan kerja sama dengan Samsung, salah satu pesaing sengitnya.  Dengan kerja sama ini, pengguna smart TV Samsung akan bisa mengakses iTunes TV sekaligus berbagai konten televisi lainnya dalam waktu dekat.

Selain itu, pengguna AirPlay juga akan bisa menyambungkan konten pada iPhone dan iPad mereka untuk ditonton melalui layar televisi.

Kerja sama yang diumukan pada Minggu (6/1/2019) waktu setempat itu menunjukkan perubahan besar yang terjadi pada Apple. Kerja sama dengan pesaing terbesarnya membuat Apple bisa memberikan layanan jasa yang lebih banyak untuk konsumennya.

Samsung dan Apple sendiri memiliki hubungan masa lalu yang cukup unik.

Baca juga: Saham Anjlok, Nilai Perusahaan Apple Jauh dari 1 Triliun Dollar AS

Selama lebih dari 10 tahun, kedua perusahaan teknologi ini telah menjadi produsen smartphone terbesar di dunia dari segi pangsa pasar, dengan Samsung menduduki posisi pertama (Belakangan, Huawei mengambil alih posisi kedua Apple).

Kedua perusahaan ini juga telah bertarung di pengadilan selama bertahun-tahun, lantaran Apple menuduh Samsung telah mencuri sekaligus melanggar berbagai hak paten yang telah mereka miliki.

Dalam waktu yang sama, Samsung juga menyediakan berbagai komponen kunci Apple, seperti perangkar keras juga layar untuk berbagai piranti seperti iPhone dan iPad.

Apple sendiri beberapa tahun belakangan tengah fokus pada layanan jasanya lantaran pertumbuhan penjualan iPhone yang cenderung stagnan. CEO Apple Tim Cook bahkan telah merevisi outlook pertumbuhan pendapatan mereka di kuartal I-2019, dengan layanan jasa berkontribusi sebesar 10,8 miliar dollar AS dari seluruh pendapatan Apple.

Perusahaan besutan Steve Jobs ini juga berencana untuk meningkatkan pendapatan dari layanan jasa sebesar dua kali lipat dari 2016 ke 2020.

Meski belum diumumkan secara resmi, Apple diprediksi juga akan meluncurkan layanan TV yang mengombinasikan konten gratis sekaligus berbayar tahun ini. Kerja sama dengan Samsung dapat membantu untuk meraih lebih banyak konsumen, termasuk mereka yang tidak menggunakan produk iPhone ataupun iPad.




Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X