Tahun Ini, Makanan Sehat dan Unik Bakal Banyak Dipesan Lewat Go-Food

Kompas.com - 07/01/2019, 17:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan pesan antar makanan online Go-Food, menyebutkan ada dua tema makanan yang akan paling banyak dicari sepanjang tahun 2019 ini.

"Ada dua. Makanan berbau (tema) sehat dan makin makanan unik, makanan 'aneh-aneh'," kata Chief Commercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo di  Jakarta, Senin (7/1/2019).

Kendati demikian, Catherine tidak menyebutkan dan manjelaskan secara spesifik makanan apa yang dimaksud. Namun, yang jelas makanan bertema kesehatan dan unik bakal paling banyak diincar masyarakat atau pengguna jasa Go-Food.

Hal ini berdasarkan hasil analisa berbasis big data yang dilakukan Go-Jek.

Baca juga: Paket Ayam dan Gorengan, Makanan Paling Banyak Dipesan Lewat Go-Food

"Ini akan menjadi tren yang continue. Ini bisa dilihat dari big data. Harapanya merchants bisa menyambut ini dan melakukan inovasi," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, VP Marketing Go-Food Aristo Kristandyo menambahkan, pihaknya telah memprediksi seperti apa tren kuliner 2019 ini. Go-Food juga memiliki prediksi makanan dan minuman yang akan memiliki pertumbuhan yang sangat positif.

"Melalui hasil analisa big data, makanan dengan tema kesehatan dan jajanan unik diperediksi menjadi tren di tahun ini," ungkap Aristo.

Aristo menjelaskan, ini diketahui dengan adanya peningkatan pencarian kata kunci jenis kuliner makanan sehat yang dilakukan pengguna. Misalnya salad, green tea, burger, sushi, dan lainnya.

"Sedangkan makanan unik banyak pula kata kunci populer yang bermunculan, seperti cheese tea, indonut (olahan mie berbentuk donat), sushinut, dan lainnya," sebutnya.

Baca juga: Apresiasi Mitra, Go-Jek Gelar Go-Food MaMiMuMeMo Sebulan Penuh

"Dari data ini menunjukkan bahawa masyarakat kerap mudah menerima dan mencoba jenis makanan baru," tambahnya.

Dia menuturkan, pada 2018 lalu ada beberapa makan yang paling banyak dipesan pengguna Go-Food. Mula dari paket ayam hingga gorengan.

"Paket ayam yang mendominasi. Nasi, kopi, mie, martabak, dan gorengan," lanjutnya.

Adapun rincian makanan yang paling banyak dipesan sepanjang 2018 adalah paket ayam hampir 10 juta, nasi 3,5 juta, kopi, 1,5 juta kali pemesanan. Kemudian disusul paket mie 1,5 juta, gorengan 1,2 juta, dan martabak 760.000 kali pemesanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Menolak, Mendag Zulhas Akhirnya Setujui Impor Beras 500.000 Ton

Sempat Menolak, Mendag Zulhas Akhirnya Setujui Impor Beras 500.000 Ton

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Melemah, GOTO, WIKA, dan TINS 'Top Losers' LQ45

IHSG Sesi I Ditutup Melemah, GOTO, WIKA, dan TINS "Top Losers" LQ45

Whats New
HRD hingga Sales Marketing Jadi Pekerjaan yang Banyak Dilamar Pencari Kerja di JobStreet

HRD hingga Sales Marketing Jadi Pekerjaan yang Banyak Dilamar Pencari Kerja di JobStreet

Whats New
Puji Kinerja Menteri PUPR, Sri Mulyani: Pak Bas Tiap Detik Pikirkan Rakyat, Rambut Putih Kulit Berkerut

Puji Kinerja Menteri PUPR, Sri Mulyani: Pak Bas Tiap Detik Pikirkan Rakyat, Rambut Putih Kulit Berkerut

Whats New
Bocoran OJK: 2 BUMN Segera IPO, Satu Terlaksana Tahun Ini, Satu Lagi Tahun Depan

Bocoran OJK: 2 BUMN Segera IPO, Satu Terlaksana Tahun Ini, Satu Lagi Tahun Depan

Whats New
LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 1,75 Persen

LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 1,75 Persen

Whats New
Ada Potensi Resesi, Erick Thohir Pastikan BUMN Serap Hasil Panen Petani

Ada Potensi Resesi, Erick Thohir Pastikan BUMN Serap Hasil Panen Petani

Whats New
Kementerian PUPR Lakukan Serah Terima BMN Tahap II Senilai Rp 19,08 Triliun

Kementerian PUPR Lakukan Serah Terima BMN Tahap II Senilai Rp 19,08 Triliun

Whats New
Catat Prosedur Membawa Hewan di Pesawat Garuda Indonesia

Catat Prosedur Membawa Hewan di Pesawat Garuda Indonesia

Spend Smart
Ekonom Keberatan dalam RUU P2SK Pengurus Parpol Boleh Jadi Dewan Gubernur BI

Ekonom Keberatan dalam RUU P2SK Pengurus Parpol Boleh Jadi Dewan Gubernur BI

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 15,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah Kantongi Rp 15,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Whats New
Kemenaker Ingatkan Batas Akhir Pengambilan BSU hingga 20 Desember

Kemenaker Ingatkan Batas Akhir Pengambilan BSU hingga 20 Desember

Whats New
Lowongan Kerja Bank DKI, Buka 5 Posisi untuk Lulusan S1 hingga 25 Desember

Lowongan Kerja Bank DKI, Buka 5 Posisi untuk Lulusan S1 hingga 25 Desember

Whats New
Viral di Medsos, Penipuan Modus Kurir J&T Kirim Foto Bisa Bobol Data 'Mobile Banking', Ini Penjelasan Manajemen

Viral di Medsos, Penipuan Modus Kurir J&T Kirim Foto Bisa Bobol Data "Mobile Banking", Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Lagi-lagi ARB, Saham GOTO Kian Dekati Level Rp 100 Per Saham

Lagi-lagi ARB, Saham GOTO Kian Dekati Level Rp 100 Per Saham

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.