KOMPAS.com - Modus penipuan kian hari makin menjamur. Adapun, modus ini melanda beberapa nasabah bank, seperti modus pengumuman memenangkan undian yang diinfokan melalui telepon atau pesan singkat.
Oleh karena itu, Bank Central Asia (BCA) memberikan imbauan melalui tampilan video yang diunggah di akun resmi Twitter Bank BCA, @BankBCA agar masyarakat tak sampai jadi korban penipuan.
Dalam video itu, ditampilkan contoh seorang nasabah BCA yang ditelepon oknum yang mengaku sebagai petugas BCA bahwa nasabah tersebut telah memenangkan undian sebesar Rp 10 juta.
Adapun syarat dan ketentuan untuk mengklaim hadiah tersebut, yakni menyebutkan nomor one time password (OTP) kepada si penelepon.
Celakanya, setelah memberikan nomor OTP, nasabah tersebut mendapatkan notifikasi bahwa kartu kreditnya melakukan beberapa transaksi otomatis.
"OTP atau one time password memang digunakan untuk tambahan pengamanan, misalnya dalam hal transaksi online," ujar Corporate Secretary BCA, Jan Hendra saat dihubungi Kompas.com pada Senin (7/1/2019).
"Ini mirip seperti PIN, hanya dapat digunakan sekali saja," kata Jan.
Menurut dia, informasi yang sensitif seperti OTP, atau lainnya tidak diberikan kepada pihak mana pun. Dengan demikian, OTP merupakan tanggung jawab nasabah untuk menjaga kerahasiaannya.
"Kami atau pihak bank tidak pernah menanyakan atau meminta hal tersebut," ujar Jan.
Selain itu, BCA juga memberikan penjelasan bahwa nomor resmi Halo BCA, yakni 1500888, itu tidak memiliki kode area dan tidak pernah digunakan untuk menelepon nasabah.
Jan juga memberikan beberapa tips keamanan kepada masyarakat melalui akses www.bca.co.id/id/Tips-Keamanan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.