Himbara, Pertamina, dan Telkom Godok Sistem Pembayaran dengan QR Code

Kompas.com - 07/01/2019, 19:03 WIB
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo Usai Buka Bersama di Plaza Mandiri, Jakarta, Minggu (11/6/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRDirektur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo Usai Buka Bersama di Plaza Mandiri, Jakarta, Minggu (11/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Bank-bank Milik Negara (HIMBARA), dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tengah menggodok teknologi keuangan ( fintech) yang akan akan fokus pada sistem pembayaran berbasis Quick Response code alias QR Code.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, fintech berbasis QR code ini akan segera di launching di medio kuartal I 2019.

"Memang ada rencana untuk bank BUMN Himbara bersama beberapa BUMN seperti Telkom, Pertamina menbentuk satu fintech baru yang nanti akan fokus pada sistem pembayaran berbasis QR (code). Itu sudah kita sepakati dan kita akan juga matangkan semoga nanti kuartal I 2019 ini kita akan launching," jelas Kartika memberikan penjelaskan kepada awak media di kantornya, Senin (1/7/2019).

Baca juga: Peluncuran Standarisasi QR Code BI Ditunda Tahun Depan

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, fintech dengan QR Code akan menjadi platform pembayaran yang lebih terintegrasi sehingga menjadi lebih efisien. Fintech ini nantinya bukan merupakan perusahaan baru, hanya sebatas sistem pembayaran.

"Bukan (perusahaan baru), itu Himbara masing-masing, sistem saja, platform-nya sama. Mungkin mana sistem yang paling ini (terbaik) itu yang jadi corenya," jelas Rohan.

Sementara untuk penyaluran modal di fintech lain, Bank Mandiri melalui Mandiri Capital Indonesia telah mengucurkan total investasi saat ini Rp 800 miliar. MCI telah melakukan chanelling dengan beberapa fintech seperti Investree dan Amartha.

Baca juga: Januari 2019, Mandiri Rilis Fitur Pembayaran dengan QR Code

Bank Mandiri, kata Kartika, berencana menambahkan permodalan melalui MCI untuk melakukan integrasi dan kolaborasi bisnis dengan berbagai fintech untuk segmen-segmen yang belum bisa disentuh oleh Bank Mandiri.

"Di tahun 2019 kami akan menambahkan modal MCI, tujuannya untuk mengintegrasikam, mengolaborasikan bisnis perbankan dan fintech, kita coba agar bisa kolaborasi dan penetrasi di segmenyang belum kita sentuh," jelas Kartika.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X