Gara-gara Brexit, Rp 14.000 Triliun Lebih Aset Perbankan Tinggalkan Inggris

Kompas.com - 08/01/2019, 09:01 WIB
Inggris berusaha dekati Jepang agar tak terpukul setelah Brexit. carscoopsInggris berusaha dekati Jepang agar tak terpukul setelah Brexit.

Untuk institusi keuangan, Brexit tanpa kesepakatan adalah mimpi buruk. Absennya perjanjian hukum antara Inggris dan Uni Eropa akan menyebabkan bank dihadapkan pada kondisi kekosongan hukum dan tidak bisa melakukan beberapa bisnis mereka.

EY menyatakan, perusahaan yang dilacak telah menciptakan sekitar 2.000 pekerjaan baru di luar Inggris sebagai tanggapan atas Brexit. Beberapa bank seperti Deutsche Bank, Goldman Sachs, dan Citi telah memindahkan sebagian bisnis mereka dari Inggris. Dublin, Luksemburg dan Paris adalah tujuan-tujuan yang paling populer.

Lebih lanjut EY mengatakan, perusahaan keuangan kemungkinan akan memindahkan lebih banyak aset mereka dalam beberapa minggu mendatang.

"Semakin dekat kita pada 29 Maret tanpa kesepakatan, semakin banyak aset akan ditransfer dan jumlah karyawan dipekerjakan secara lokal atau dipindahkan," tambah Ali.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.