Petronas dan Repsol Garap Blok Migas Sakakemang Sumsel

Kompas.com - 08/01/2019, 13:38 WIB
Ilustrasi produksi minyak ThinkstockphotosIlustrasi produksi minyak

JAKARTA, KOMPAS.com - Petronas melalui anak perusahaannya, PC Sakakemang BV dan Repsol melalui anak perusahaannya, Talisman Sakakemang BV menandatangani Perjanjian Operasi Bersama untuk Wilayah Kerja Sakakemang di Sumatera Selatan, Indonesia.

Penandatanganan perjanjian ini penting bagi Petronas dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia, khususnya di Sumatera.

"Petronas akan terus memainkan peran aktif dalam pengembangan jangka panjang industri perminyakan di Indonesia," ujar Presiden Petronas Carigali Indonesia Mohd Nazlee Rasol dalam keterangan tertulis, Selasa (8/1/2019).

Penandatanganan Perjanjian Operasi Bersama itu telah dilakukan pada 5 Desember 2018 oleh Rasol dari Petronas dan Manajer Senior Perwakilan Hukum Eksplorasi dan Opcom, David Ramos.

Blok migas Sakakemang dioperasikan Repsol dengan hak partisipasi sebesar 45 persen. Sementara Petronas memegang 45 persen dan Mitsui Oil Exploration Co. Ltd (MOECO) memegang 10 persen sisanya. Semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama berada di bawah pegawasan dan kendali SKK Migas sebagai perwakilan Indonesia.

Baca juga: Petronas Bantu Keuangan Pemerintah Malaysia

Petronas merupakan perusahaan minyak nasional yang telah mengubah dirinya menjadi perusahaan multinasional pilihan minyak dan gas.

Seiring kebijakan menuju masa depan energi rendah karbon, Petronas terus memanfaatkan teknologi, kemampuan teknis, dan tenaga kerja yang beragam, tangguh, dan kompeten untuk memberikan energi secara berkelanjutan ke dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X