Ekspansi Bisnis, Pelita Samudera Shipping Tambah 2 Kapal Baru

Kompas.com - 08/01/2019, 17:20 WIB
Ilustrasi kapal barang.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kapal barang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mengumumkan penandatanganan dua  Perjanjian Jual dan Beli (SPA) untuk 1 unit Kapal Induk kelas Handysize dan 1 unit Kapal Tunda.

PSS telah melakukan serah terima kedua unit tersebut di akhir 2018. Dengan demikian, perseroan memiliki total armada 80 unit, terdiri dari 38 unit Kapal Tunda, 37 unit Tongkang, 3 unit Fasilitas Muatan Apung dan 2 unit Kapal Induk (MV) kelas Handysize.

Penambahan armada ini untuk melayani basis pelanggan yang lebih besar dan menggarap potensi pasar logistik yang baru di Indonesia.

Baca juga: Pelindo I Lepas Ekspedisi Pionir Kapal Dagang ke India

"Seluruh investasi di tahun 2018 dibiayai internal," kata Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping Imelda Agustina Kiagoes dalam pernyataannya, Selasa (8/1/2019). 

Imelda menuturkan, perseroan berinvestasi sekitar 9,7 juta dollar AS untuk 1 unit MV Handysize dan menamakan MV baru ini “Dewi Ambarwati”.

Adapun penambahan 1 unit kapal tunda yang diberi nama “JKW Mahakam VII” untuk menambah kekurangan kapal. Ini seiring dengan tingginya permintaan pengangkutan batu bara.

Baca juga: Kejar Pendapatan, PT PAL Fokus Garap Kapal Perang

Sebagai catatan, perseroan menghabiskan sekitar 9,6 juta dollar AS untuk belanja modal hingga September 2018 termasuk dry docks. Sehingga, tambahan unit MV dan kapal tunda ini akan mengangkat belanja modal secara year-to-date (ytd) menjadi sekitar 19,8 juta dollar AS dari sekitar 15,7 juta dollar AS di tahun 2017.

Perseroan berencana menganggarkan 40 juta-50 juta dollar AS untuk belanja modal di 2019. Ini terutama untuk pembelian kapal tunda dan tongkang dan kapal induk, tergantung perkembangan dan kondisi pasar.



Close Ads X