Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Bertambah Jadi 96,8 Juta Jiwa

Kompas.com - 09/01/2019, 13:04 WIB
Ilustrasi Jaminan Kesehatan Nasional KOMPAS/Didie SWIlustrasi Jaminan Kesehatan Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menambah kuota Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang ditanggung oleh APBN pada 2019. Kini penerima bantuan itu menjadi 96,8 juta jiwa.

Sebelumnya menurut BPJS Kesehatan, kuota Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan hanya berjumlah 92,4 juta jiwa.

"Ada penambahan sebanyak 4,4 juta jiwa dari tahun-tahun sebelumnya (2016-2018)," ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma’ruf dalam siaran pers, Jakarta, Rabu (8/1/2019).

"Ini merupakan kabar baik, diharapkan melalui penambahan kuota PBI ini akan mempercepat terwujudnya cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage,” sambung dia.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Jajaki Kemungkinan Revisi Besaran Iuran Jaminan Pensiun

Keputusan ini termuat di dalam surat Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 01/HUK/2019 tentang Penetapan Penerimaan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tahun 2019.

Untuk validasi data, pemutakhiran data pun secara rutin akan dilakukan oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kementerian Dalam Negeri pun digandeng terutama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di tingkat pusat maupun daerah.

Hingga 3 Januari 2019, sebanyak 215, 8 juta jiwa penduduk di Indonesia telah menjadi peserta JKN-KIS. BPJS Kesehatan juga bermitra dengan 23.011 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 2.475 rumah sakit, termasuk klinik utama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X