Indonesia Jadi Pengimpor Gula Terbesar Dunia, Ini Kata Pemerintah

Kompas.com - 09/01/2019, 15:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat diwawancarai di Lombok, NTB, Jumat (21/9/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat diwawancarai di Lombok, NTB, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menjadi pengimpor gula terbesar dunia pada 2017-2018. Total gula yang diimpor mencapai 4,45 juta ton. Begitu data yang dirilis oleh Statista belum lama ini.

Menanggapi data itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa besarnya angka impor gula itu bukanlah gula konsumsi.

"Itu gula industri loh," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

"Kita tidak mengimpor gula konsumsi. Tahun ini kita belum ada sama sekali impor gula, belum. Gula industri ya," sambung dia.

Baca juga: Mentan Ungkap Taiwan akan Investasi Rp 20 Triliun di Industri Gula

Darmin mengatakan, impor gula industri ditujukan untuk kebutuhan industri. Oleh karena itu impornya atas rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.

Pada 2019, impor gula belum akan dihentikan. Pemerintah akan membuka keran impor Gula Kristal Rafinasi Rafinasi (GKR) tahun 2019 sebanyak 2,8 juta ton. Alokasi impor gula ini turun 28,5 persen dari impor GKR tahun 2018 yakni 3,6 juta ton.

Sementara itu Ekonom Faisal Basri menyoroti angka impor gula Indonesia. Ia memakai data yang dirilis oleh Statiska. Impor RI lebih besar dari China 4,2 juta ton, Amerika Serikat 3,11 juta ton, hingga Uni Emirat Arab 2,94 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X