Survei BI: Penjualan Eceran November 2018 Meningkat

Kompas.com - 09/01/2019, 21:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) mengindikasikan adanya peningkatan penjualan eceran pada November 2018. Indeks Penjualan Riil (IPR) pada November 2018 tumbuh 3,4 persen dari Oktober 2018 yang hanya tumbuh 2,9 persen.

Dalam keterangan tertulisnya BI menjelaskan, peningkatan penjualan eceran terutama didorong oleh kinerja penjualan pada subkelompok komoditas sandang.

"Peningkatan penjualan eceran juga didorong oleh kelompok komoditas bahan bakar kendaraan bermotor serta barang budaya dan rekreasi," tulis BI di keterangan tertulis di lama resminya, Rabu (9/1/2018).

Kenaikan penjualan eceran tersebut diperkirakan akan berlanjut pada Desember 2018, dan terindikasi dari IPR yang tumbuh 7,7 persen (yoy). Peningkatan penjualan eceran tersebut bersumber dari peningkatan penjualan kelompok komoditas barang lainnya, khususnya subkelompok komoditas sandang dan kelompok komoditas barang budaya dan rekreasi.

Baca juga: BI Akan Segera Luncurkan Sukuk Bank Indonesia

Selain itu, pertumbuhan penjualan eceran juga terjadi pada kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau. Peningkatan penjualan eceran pada Desember 2018 tersebut sejalan dengan faktor musiman perayaan Natal dan tahun baru.

Dengan perkembangan tersebut, penjualan eceran pada kuartal IV-2018 dan keseluruhan tahun 2018 diprakirakan membaik. IPR pada kuartal IV-2018 diperkirakan tumbuh 4,7 persen (yoy), meningkat dibandingkan 4,6 persen (yoy) pada kuartal III-2018.

"Secara keseluruhan tahun 2018, penjualan eceran menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun 2017," jelas BI.

Hal ini tercermin dari rerata pertumbuhan IPR sepanjang 2018 sebesar 3,7 persen(yoy), lebih tinggi dibandingkan rerata pada 2017 sebesar 2,9 persen (yoy).

Hasil survei juga mengindikasikan penurunan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang (Februari 2019). Indikasi tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 160,1, lebih rendah dibandingkan dengan 163,9 pada bulan sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.