97 Persen Transaksi Nasabah BCA Via Digital

Kompas.com - 10/01/2019, 05:47 WIB
Ilustrasi digitalSHUTTERSTOCK Ilustrasi digital

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia (Tbk) ( BCA) menyatakan tidak lagi agresif menambah kantor cabang di daerah. Pasalnya menurut Direktur BCA Henry Koenaifi, saat ini sudah 97 persen transaksi sudah lewat digital.

Sementara frekuensi transaksi lewat kantor cabang hanya 3 persen. Dari segi nilai, transaksi via kantor cabang masih tetap paling besar.

"Jadi transaksi besar itu tetap di cabang. Yang kecil-kecil, yang personal itu pakai mobile," ujar Henry di kantornya, Rabu (9/1/2019).

Henry tidak memberikan penjelasan lebih lanjut berapa tepatnya pertumbuhan kantor cabang tahun ini. Namun sebut dia, biasanya dalam setahun BCA akan mengembangkan 30 hingga 40 cabang.

Baca juga: Waspadai Modus Penipuan Tanyakan Nomor OTP kepada Nasabah BCA

Dia menambahkan, BCA saat ini tengah mempertimbangkan untuk menambah cabang digital atau digital branch  meskipun investasi yang dibutuhkan lebih tinggi dibanding dengan kantor cabang biasa.

"Lebih mahal (digital branch), tapi nggak perlu bayar gaji, bisa tahan BOPO (Biaya Operasional Pendapatan Operasional)," ujarnya.

Menurut Henry, persentase atau porsi frekuensi transaksi melalui kantor cabang yang tinggal 3 persen tidak akan bisa diturunkan lagi.

"Cabang tinggal 3 persen, enggak mungkin sampai 1 persen. Ini sudah bottom," ujar dia.



Close Ads X