Bukalapak: Mendapatkan Dana Tidak Hanya Lewat IPO

Kompas.com - 10/01/2019, 14:45 WIB
Fajrin Rasyid diangkat menjadi Presiden Bukalapak, Senin (25/6/2018).Bukalapak Fajrin Rasyid diangkat menjadi Presiden Bukalapak, Senin (25/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukalapak masih mempertimbangkan rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Beberapa waktu lalu, sempat ramai diberitakan bahwa Bukalapak segera melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/ IPO). Sebab, Bukalapak disebut pernah melakukan tatap muka dengan Direktur Utama BEI kala itu, Tito Sulistio.

Co-founder sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Bukalapak Fajrin Rasyid menjelaskan, pihaknya masih mempertimbangkan banyak hal untuk sebelumnya memutuskan akan melakukan IPO atau tidak.

Sebab, untuk perusahaan startup unicorn seperti Bukalapak, IPO bukan menjadi satu-satunya sarana untuk menggalang dana.

Baca juga: Transaksi Tembus Rp 4 Triliun, Bukalapak Kaji Kemungkinan IPO

"Mendapatkan dana itu tidak harus dengan IPO. Bisa melalui private financing, bisa dari obligasi, dan sebagainya," ujar Fajrin ketika memberikan penjelasan kepada awak media di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Hingga saat ini, Fajrin menegaskan, perusahaan belum memiliki keputusan apapun terkait IPO.

Fajrin menjelaskan, saat dirinya menyambangi bursa berdasarkan undangan BEI untuk memberi penjelasan terkait berbagai kemudahan untuk melakukan IPO.

"Itu kami masukkan lagi sebagai input. Tapi kita belum sampai pada keputusan apa-apa,"ujar dia.



Close Ads X