Sepanjang 2018, Boeing Catat Rekor Pengiriman 806 Pesawat

Kompas.com - 10/01/2019, 15:05 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAR Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

NEW YORK, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat asal AS The Boeing Co melaporkan pengiriman sebanyak 806 pesawat sepanjang tahun 2018. Ini adalah rekor baru bagi Boeing, menembus rekor pengiriman pada tahun sebelumnya, yakni 763 pesawat.

Pengiriman tersebut termasuk 580 unit pesawat seri 737 Max. Pada bulan Desember 2018 saja, Boeing mengirimkan 69 unit pesawat seri tersebut.

Dikutip dari Fox Business, Kamis (10/1/2019), selama bulan Desember 2018, pesawat seri 737 mendapatkan pemesanan mencapai 5.000 unit. Ini termasuk penjualan baru sebanyak 181 unit pada bulan itu.

Baca juga: Boeing Naikkan Pemberian Dividen ke Pemegang Saham, Ada Apa?

Secara keseluruhan, Boeing menerima pesanan sebanyak 893 unit dengan nilai 143,7 miliar dollar AS.

Sejumlah pakar mencemaskan dampak berlanjutnya perang dagang antara AS dan China terhadap Boeing. Sebab, Boeing sangat bergantung pada pasar China.

Di samping itu, Boeing merupakan eksportir terbesar AS. China sendiri menyumbang 25 persen dari jumlah keseluruhan pengiriman pesawat Boeing.

Baca juga: Dibayangi Perang Dagang, Boeing Buka Pabrik Pesawat di China

Meski jumlah pengiriman tersebut mencapai rekor, namun angka itu masih di bawah ekspektasi yakni, antara 810-815 unit.

Boeing pun sempat menjadi sorotan setelah pesawat seri 737 Max 8 Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Oktober 2018 lalu. Peristiwa tersebut menewaskan 189 orang.

Lion Air merupakan salah satu pelanggan terbesar Boeing, dengan pemesanan mencapai 190 unit pesawat dengan nilai 22 miliar dollar AS.

 

 



Close Ads X