Takut Kecolongan Inovasi Bikin Bukalapak Enggan IPO?

Kompas.com - 10/01/2019, 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukalapak belakangan santer dikabarkan akan segera melantai di bursa.

Ketika dikonfirmasi, President Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan banyak hal untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan, ujar Fajrin, adalah keterbukaan dari laporan keuangan yang secara detil harus dilakukan setiap kuartalnya ketika nanti sudah menjadi perusahaan tercatat. Selain itu juga keterbukaan atas keluar masuknya dana perusahaan.

Padahal menurutnya, sebagai sebuah perusahaan teknologi dengan perubahan serta inovasi yang begitu cepat, berbagai peraturan tersebut dirasa memberatkan.

Baca juga: Transaksi Tembus Rp 4 Triliun, Bukalapak Kaji Kemungkinan IPO

"Karena selama ini perusahaan tercatat (harus melaporkan kewajiban-kewajiban laporan keuangan dengan rinci), sementara dengan inovasi yang cepat sekali, jangan sampai inovasi ini diketahui banyak orang dan ditiru," ujar Fajrin ketika ditemui awak media dalam acara Ulangtahun ke-9 Bukalapak di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Walaupun demikian, Fajrin mengatakan, Bukalapak tidak menutup kemungkinan akan melakukan IPO meski tidak dalam waktu dekat. Fajrin mengaku, IPO belum masuk di dalam rencana bisnis perusahaan hingga saat ini.

Meski telah menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI), kala itu pihak perusahaan hanya memenuhi undangan otoritas yang ingin memberikan penjelasan mengenai proses aksi korporasi yang lebih mudah.

Baca juga: Bukalapak: Mendapatkan Dana Tidak Hanya Lewat IPO

Di sisi lain, Fajrin mengatakan, untuk mendapatkan suntikan dana segar, IPO bukan satu-satunya jalan.

"Mendapatkan dana itu tidak harus dengan IPO. Bisa melalui private financing, bisa dari obligasi, dan sebagainya," ujar Fajrin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Whats New
Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Whats New
Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Whats New
[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

Whats New
Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Whats New
Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Whats New
Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Rilis
Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Whats New
Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Whats New
Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Earn Smart
Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Rilis
Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Whats New
BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

Rilis
Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Whats New
Perjanjian Dagang RI-UEA, Mendag: Buka Pintu Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah

Perjanjian Dagang RI-UEA, Mendag: Buka Pintu Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.