Ini Alasan Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik hingga Akhir 2019

Kompas.com - 10/01/2019, 17:35 WIB
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng di Jakarta, Kamis (10/1/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin tidak akan menaikkan tarif listrik hingga akhir 2019.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, tidak ada unsur politik dalam mengambil keputusan itu. Di 2019 sendiri akan berlangsung pemilihan presiden.

"Jadi enggak ada keterkaitannya (dengan isu politik). Kenapa dulu mahal, karena dulu memang antara supply demand kapasitas listrik terbatas, apa-apa serba mahal. Masalah hukum ekonomi kan begitu supply demand," ujar Andy di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Andy menjelaskan, keputusan pemerintah tak menaikan harga listrik salah satunya untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 6 Triliun untuk Sambungan Listrik Gratis

"Yang kedua supaya ada penarik untuk investor datang ke Indonesia menanamkan investasinya, bangun pabrik dalam negeri karena tarif listriknya murah, listriknya terjangkau," kata Andy.

Menurut Andy, jika listrik di Indonesia tidak murah maka akan kalah bersaing dengan negara lainnya.

"Kalau enggak maka kalah dengan Vietnam, kalau begitu mereka (investor) bangun di dalam negeri produksi-produksinya semakin kompetitif dengan negara negara lain," ucap dia.




Close Ads X