Prostitusi "Online", Nurhadi-Aldo, dan Kuasa Platform Halaman 4 - Kompas.com

Prostitusi "Online", Nurhadi-Aldo, dan Kuasa Platform

Kompas.com - 11/01/2019, 09:00 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Ini berbeda ketika mereka para politisi itu berbicara ke jurnalis media konvensional. Di sana ada editor yang menyaring dan memverifikasi informasi untuk disampaikan ke audience. Sehingga output informasi di media konvensional bisa lebih terjamin kesahihannya karena keberadaan gatekeeper.

Memang tak dimungkiri bahwa hilangnya gatekeepers akan memunculkan kerentanan mengenai distorsi informasi. Namun hal itu bukan menjadi pembenar untuk menyalahkan keberadaan platform.

Bagaimanapun, platform adalah sebuah wadah yang memungkinkan siapapun bisa mendapatkan banyak benefit. Setiap orang bisa menciptakan values atas dirinya sendiri dan orang lain.

Alih-alih platform, yang justru paling pas untuk disalahkan dalam konteks seperti ini adalah mereka yang berusaha memanfaatkan platform untuk kepentingannya sendiri dengan membuat users lain merugi dan kehilangan value.

Karenanya, unfollow saja para politisi mereka yang membuat kehidupan menjadi tambah berisik dan tidak tenang.


Page:

Close Ads X